Sananta Tak Gentar Bersaing dengan Pemain Naturalisasi Timnas

Sananta Tak Gentar Bersaing dengan Pemain Naturalisasi Timnas
Ramadhan Sananta saat bermain melawan Vietnam (Erspo/Erspo)

SAMBERNYAWA.COM – Striker andalan Persis Solo, Ramadhan Sananta, tak sedikit pun merasa gentar dengan ketatnya persaingan di sektor lini serang Timnas Indonesia yang diramaikan beberapa pemain naturalisasi.

Selain harus bersaing dengan pemain-pemain lokal seperti Hokky Caraka hingga Dimas Drajad, Ramadhan Sananta juga harus berkompetisi bersama sederet amunisi naturalisasi seperti Rafael Struick untuk mendapatkan tempat.

Baca Juga: Sananta dan Riyandi Dipanggil Timnas, Manajer Persis Titip Pesan untuk Shin Tae-yong

Itu belum termasuk hadirnya Ragnar Oratmangoen yang juga menjadi alternatif lainnya di lini serang Timnas Indonesia. Sananta tentu butuh kerja keras yang tak main-main untuk bisa mencuri kepercayaan dari Shin Tae-yong.

Pada pertandingan terakhir, pelatih asal Korea Selatan itu memang lebih memilih Hokky Caraka untuk mengisi daftar sebelas pemain pertama alias starting line-up. Sananta pun baru diturunkan pada menit ke-87 untuk menggantikan Rafael Struick.

Bagi penyerang berusia 21 tahun itu, hadirnya pemain-pemain naturalisasi ini memberikan dampak positif. Persaingan di lini depan semakin ketat, sehingga pemain berlomba-lomba untuk memberikan kemampuan terbaiknya.

Sebagai penyerang lokal paling produktif di BRI Liga 1 2023/2024, Sananta tak mau begitu saja menyerah. Dia menegaskan kesiapannya untuk bersaing dengan pemain lain. Harapannya, dia bisa membantu skuad Garuda meraih hasil terbaik.

“Sebenarnya keberadaan pemain naturalisasi di lini depan ini sangat bagus bagi kami juga. Apalagi, ada pemain-pemain baru yang di luar negeri juga bisa bergabung,” kata Ramadhan Sananta.

Baca Juga: Diserang Demam, Bagaimana Peluang Riyandi Perkuat Timnas Indonesia?

“Mungkin mereka bisa memberi peran positif kepada kami dan pemain-pemain lain juga lebih semangat saat melawan Vietnam ini. Semoga kami dapat meraih hasil yang maksimal,” lanjutnya.

Sempat Terhambat Cedera

Pemain yang musim ini sudah menyumbangkan delapan gol untuk Persis Solo itu pun berambisi untuk membuktikan kualitasnya sebagai striker yang bisa diandalkan. Sebab, Sananta sempat terhambat cedera sehingga gagal tampil di Piala Asia 2023.

“Ya tentunya ada ambisi. Sebab kemarin saya belum bisa membuktikan apa-apa di Piala Asia 2023 karena saya ada sedikit problem cedera. Insya Allah, di Kualifikasi Piala Dunia ini, saya bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Striker kelahiran 27 November 2002 itu masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi golnya bersama Timnas Indonesia saat melawan ke markas Vietnam di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3/2024).

Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News

Leave a comment

Sign Up Now

Become a member of our online community and get tickets to upcoming matches or sports events faster!