Ujian Mental Persis di Kandang Semen Padang, Penentu Arah Kebangkitan Laskar Sambernyawa

Kemenangan atas Semen Padang akan Menjadi Pemantik Awal

Bagi pelatih berusia 61 thun itu, kemenangan di Padang akan menjadi pemantik awal, bukan solusi instan. Ia menegaskan, pembenahan Persis tidak bisa disederhanakan hanya dengan satu hasil positif. Aspek mental, psikologis, dan komitmen kolektif tetap menjadi fondasi utama yang harus dibangun ulang.

“Meskipun demikian, kemenangan saja tidak akan menyelesaikan semua masalah. Jika ingin menang, maka pemain harus memberikan seluruh kemampuan terbaiknya di lapangan,” ujar pelatih berusia 61 tahun itu.

“Dari segi psikologis, kami harus bisa percaya satu sama lain, memberikan yang maksimal. Dari aspek mental, kami harus bisa memperbaikinya untuk menampilkan permainan yang bagus dan mendapatkan kepercayaan diri kembali,” lanjut dia.

Pemain Persis Solo Datang dengan Kesiapan Penuh

Di sisi lain, optimisme juga disuarakan dari ruang ganti pemain. Irfan Jauhari menegaskan bahwa Persis datang ke Padang dengan kesiapan penuh dan tekad untuk membawa pulang tiga poin, terlepas dari tekanan atmosfer kandang lawan.

“Kita sudah mempersiapkan untuk menghadapi Semen Padang dengan semaksimal mungkin. Saya dan teman-teman akan bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin di pertandingan besok. Karena kemenangan besok sangat penting untuk tim,” kata dia.

Baca Juga: Persis Solo Bawa 19 Pemain untuk Buru Kemenangan di Markas Semen Padang, Tiga Pemain Asing Absen

Meski demikian, ambisi tersebut masih dibayangi pekerjaan rumah besar di lini belakang. Persis Solo telah kebobolan 36 gol dari 16 pertandingan, menjadikannya pertahanan terburuk kedua di liga musim ini. 

Capaian itu terlihat nyata dalam lima pertandingan terakhirnya. Sebab, gawang Laskar Sambernyawa sudah jebol 14 kali, termasuk kekalahan telak dari Dewa United (1-5) dan PSM Makassar (3-4).

Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News

Leave a comment