Persis Solo Gagal Beri Kado Indah
Juru taktik berusia 40 tahun ini turut meminta maaf atas hasil negatif ini. Sebab, Laskar Sambernyawa gagal mempersembahkan hasil yang memuaskan di hari perayaan ulang tahun klub yang ke-103 tahun ini.
“Dan sangat kecewa memang kita dari staf pelatih dan juga manajemen, kita juga sangat kecewa dengan hasil ini. Sekali lagi saya mewakili staf pelatih dan mewakili semua pemain, kita mohon maaf karena apa yang diinginkan warga Solo untuk hari ulang tahunnya Persis tidak bisa tercapai,” tambah Dedy.
Mengenai insiden di lapangan serta penurunan performa akibat pelanggaran yang berbuah kartu merah, Dedy menyerukan agar momen ini menjadi pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya.
“Bicara tentang attitude sendiri, ya kita bisa lihat hal-hal yang tidak diperlukan saat kejadian tadi. Akhirnya merugikan tim kita. Tapi saya tidak akan membenarkan siapapun di sini, tapi itu buat pelajaran buat kita ke depan. Karena kita butuh menang, kita main home, akhirnya hasil pun terjadi seperti ini,” jelasnya.
BACA JUGA: Preview Persis Solo vs Persiba Balikpapan: Momentum Amankan Kemenangan di Penutup Putaran Pertama
Pemain Juga Merasa Kecewa
Sementara itu, gelandang Persis Solo, Asep Berlian, mewakili jajaran pemain turut mengekspresikan rasa kecewanya. Menurutnya, situasi pertandingan menjadi jauh lebih berat ketika Persis Solo harus melanjutkan laga dengan sembilan orang.
“Pastinya sebagai pemain pun pastinya kecewa. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik di lapangan. Akan tetapi, kondisi pun tidak memungkinkan dengan bermain sembilan orang,” ungkap Asep Berlian.
Asep menambahkan bahwa seluruh skuad bertekad untuk segera berbenah diri serta melakukan introspeksi total. “Saya akan menyerahkan semuanya kepada pelatih. Pasti bakal ada evaluasi agar kami bisa tampil lebih maksimal pada pertandingan berikutnya ya, introspeksi semuanya,” pungkasnya.
Lihat juga galeri foto eksklusif di Instagram (@Sambernyawacom)

