Site icon SAMBERNYAWA.COM

Kekalahan Pahit di Hari Ulang Tahun Persis Solo: Dipermalukan Persiba, Dedy Gusmawan Soroti Attitude Pemain

SOLO, Sambernyawa.com –  Hasil minor harus diterima Persis Solo saat menjamu Persiba Balikpapan pada duel pekan ke-9 Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di kandang sendiri tepat pada momen peringatan hari ulang tahun klub yang ke-103, Laskar Sambernyawa justru tumbang secara menyakitkan.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/11/2026) malam WIB itu, Persis Solo takluk dengan skor 1-2. Persiba mencetak dua gol via Ardi Ardiana (34’) dan Evan Anwar (66’). Sedangkan satu-satunya gol balasan tuan rumah diukir Henri Doumbia (75’).

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan setelah Persis harus mengakhiri laga hanya dengan sembilan pemain akibat kartu merah, yang diperoleh Hasim Kipuw dan Feby Eka. Hasil tersebut memicu kekecewaan mendalam dari jajaran tim kepelatihan, manajemen, hingga para pendukung setia yang memadati stadion.

BACA JUGA: Persis Solo Siap Bangkit Lawan Persiba, Dedy Gusmawan Evaluasi Hilang Fokus Menit Awal dan Masalah Lini Belakang

Caretaker pelatih Persis Solo, Dedy Gusmawan, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Solo dan suporter. Ia menyoroti hasil pertandingan sekaligus menyayangkan tindakan attitude beberapa pemain yang dinilai merugikan tim di lapangan.

“Ya, yang pertama, selamat kepada Persiba Balikpapan. Dan untuk Persis, masih sangat kecewa kita, staf pelatih dan juga manajemen sangat kecewa dengan hasil pastinya, dan juga dengan attitude para pemain kami,” ujar Dedy Gusmawan seusai laga, Sabtu (7/11/2026).

“Ya, saya mohon maaf untuk semua warga Solo, suporter semuanya, karena hasil yang tidak bagus di hari jadinya Persis Solo. Tapi saya juga enggak bisa bicara banyak lagi karena hasilnya seperti ini,” tuturnya.

Persis Solo Gagal Beri Kado Indah

Juru taktik berusia 40 tahun ini turut meminta maaf atas hasil negatif ini. Sebab, Laskar Sambernyawa gagal mempersembahkan hasil yang memuaskan di hari perayaan ulang tahun klub yang ke-103 tahun ini.

“Dan sangat kecewa memang kita dari staf pelatih dan juga manajemen, kita juga sangat kecewa dengan hasil ini. Sekali lagi saya mewakili staf pelatih dan mewakili semua pemain, kita mohon maaf karena apa yang diinginkan warga Solo untuk hari ulang tahunnya Persis tidak bisa tercapai,” tambah Dedy.

Mengenai insiden di lapangan serta penurunan performa akibat pelanggaran yang berbuah kartu merah, Dedy menyerukan agar momen ini menjadi pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya.

“Bicara tentang attitude sendiri, ya kita bisa lihat hal-hal yang tidak diperlukan saat kejadian tadi. Akhirnya merugikan tim kita. Tapi saya tidak akan membenarkan siapapun di sini, tapi itu buat pelajaran buat kita ke depan. Karena kita butuh menang, kita main home, akhirnya hasil pun terjadi seperti ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Preview Persis Solo vs Persiba Balikpapan: Momentum Amankan Kemenangan di Penutup Putaran Pertama

Pemain Juga Merasa Kecewa

Sementara itu, gelandang Persis Solo, Asep Berlian, mewakili jajaran pemain turut mengekspresikan rasa kecewanya. Menurutnya, situasi pertandingan menjadi jauh lebih berat ketika Persis Solo harus melanjutkan laga dengan sembilan orang.

“Pastinya sebagai pemain pun pastinya kecewa. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik di lapangan. Akan tetapi, kondisi pun tidak memungkinkan dengan bermain sembilan orang,” ungkap Asep Berlian.

Asep menambahkan bahwa seluruh skuad bertekad untuk segera berbenah diri serta melakukan introspeksi total. “Saya akan menyerahkan semuanya kepada pelatih. Pasti bakal ada evaluasi agar kami bisa tampil lebih maksimal pada pertandingan berikutnya ya, introspeksi semuanya,” pungkasnya.  

Lihat juga galeri foto eksklusif di Instagram (@Sambernyawacom)

Exit mobile version