2. Tren Positif Persita
Catatan lainnya yang juga mesti diwaspadai oleh Persis Solo ialah catatan impresif Persita Tangerang. Pasalnya, setelah sempat melewati periode buruk, skuad asuhan Carlos Pena bisa bangkit dengan tangguh.
Terbukti, mereka mampu menyapu bersih dua pertandingan terakhir dengan kemenangan, tepatnya saat menumbangkan Persik kediri (3-0) pada pekan ke-15 dan menggulung Arema FC (1-0) pada laga tunda pekan ke-8.
Capaian inilah yang mesti diwaspadai dari Muhammad Toha dan kawan-kawan. Laskar Sambernyawa juga perlu memperhatikan dua cleansheet berturut-turut dari partai terakhir Pendekar Cisadane tersebut.
3. Pertahanan Persita Impresif
Ya, catatan nirbobol dua laga beruntun itu sebetulnya menggambarkan betapa kukuhnya pertahanan Persita musim ini. Pasalnya, mereka memiliki jumlah kebobolan yang cukup diperhitungkan di BRI Super League.
Dari 15 pertandingan, skuad asuhan Carlos Pena hanya kemasukan 13 gol. Sebagai informasi, itu menjadi jumlah terendah kedua di antara seluruh kontestan. Persita hanya kalah dari Persib Bandung yang baru kemasukan 10 gol.
Milomir Seslija tentu mesti menaruh perhatian penuh pada catatan ini. Sebab, jika tidak mampu menemukan celah dari pertahanan lawan, Laskar Sambernyawa bisa dibuat tak berkutik saat berupaya menjebol gawang mereka.
4. Tren Tanpa Kemenangan Persis
Lagi-lagi, catatan tanpa kemenangan masih harus menjadi ulasan dalam setiap menyambut pertandingan Persis Solo. Rekor buruk ini masih saja terus menghantui Laskar Sambernyawa menjelang pekan ke-16.
Sampai detik ini, Sho Yamamoto dan kawan-kawan masih belum berhasil memutus catatan 14 pertandingan tanpa kemenangan. Ini menjadi rekor buruk terpanjang yang diukir kontestan BRI Super League 2025/2026.
Yang lebih memprihatinkan, Persis Solo sama sekali belum pernah merasakan kemenangan di kandang. Ini juga menjadi satu-satunya di BRI Super League karena hanya Persis Solo saja yang dihantui rekor buruk itu.
5. Pertahanan Keropos Persis Solo
Ketimpangan lainnya yang terlihat begitu menganga dari kedua kubu ialah di sektor pertahanan. Jika Persita Tangerang punya catatan kebobolan yang istimewa, Persis Solo justru berstatus sebagai tim paling buruk di area ini.
Baca Juga: Hadapi Persik, Milomir Seslija Berharap Masalah Pertahanan Persis Sudah Beres
Sebab, dari 15 laga di BRI Super League, gawang Laskar Sambernyawa sudah kemasukan 33 gol. Ini menjadi jumlah paling banyak dibandingkan semua kontestan, alias menjadi penyakit yang tak sulit disembuhkan.
Sebetulnya, Persis sempat berhasil meredamnya pada pekan ke-13 ketika mengimbangi Bali United tanpa gol. Ini menjadi satu-satunya cleansheet musim ini, dan akhirnya penyakit itu kembali kambuh pada tiga laga berikutnya.
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News

