
SAMBERNYAWA.COM – Persis Solo dihantui sejumlah rekor buruk menjelang duel melawan Persita Tangerang pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa harus berhati-hati dengan berbagai catatan yang tak berpihak kepada mereka.
Menjelang pertandingan yang bakal berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1/2025) pukul 15.30 WIB itu, Persis Solo bakal menghadapi tantangan yang tak mudah untuk bisa melumpuhkan Persita Tangerang yang punya catatan oke.
Baca Juga: Kesalahan Berulang Bikin Persis Solo Tumbang dari Persik Kediri, Milo: Itu Membunuh Kami!
Ini bakal menjadi ujian berat bagi Laskar Sambernyawa yang masih tersungkur di dasar klasemen dengan koleksi tujuh poin dari 15 laga. Di sisi lain, Pendekar Cisadane bisa merangkak ke peringkat lima dengan koleksi 25 poin dari 15 laga.
Setidaknya, ada beberapa catatan ketimpangan yang harus diwaspadai Milomir Seslija dan pasukannya menjelang pertandingan krusial ini. Persis wajib berhati-hati jika tak ingin kembali tumbang di kandangnya sendiri.
1. Persis Solo Dihantui Rekor H2H Buruk

Pada pertemuan terakhir, Persis Solo memang berhasil menggulingkan Persita Tangerang, tepatnya pada pekan ke-30 musim lalu. Dalam duel yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (27/4/2025) itu, tuan rumah menang tipis 1-0.
Akan tetapi, kondisi kedua tim saat ini sudah jauh berbeda. Apalagi, Laskar Sambernyawa juga punya rekor yang tak membanggakan di hadapan Pendekar Cisadane. Dari lima laga sebelum kemenangan itu, Persis tercatat kalah empat kali dan satu laga lainnya imbang.
Dengan demikian, hanya ada satu kemenangan saja yang bisa diamankan tim asal Kota Bengawan ini sejak promosi ke kasta tertinggi. Meskipun dihantui catatan merah, ini justru jadi momentum agar Laskar Sambernyawa bisa memperbaikinya.
2. Tren Positif Persita
Catatan lainnya yang juga mesti diwaspadai oleh Persis Solo ialah catatan impresif Persita Tangerang. Pasalnya, setelah sempat melewati periode buruk, skuad asuhan Carlos Pena bisa bangkit dengan tangguh.
Terbukti, mereka mampu menyapu bersih dua pertandingan terakhir dengan kemenangan, tepatnya saat menumbangkan Persik kediri (3-0) pada pekan ke-15 dan menggulung Arema FC (1-0) pada laga tunda pekan ke-8.
Capaian inilah yang mesti diwaspadai dari Muhammad Toha dan kawan-kawan. Laskar Sambernyawa juga perlu memperhatikan dua cleansheet berturut-turut dari partai terakhir Pendekar Cisadane tersebut.
3. Pertahanan Persita Impresif
Ya, catatan nirbobol dua laga beruntun itu sebetulnya menggambarkan betapa kukuhnya pertahanan Persita musim ini. Pasalnya, mereka memiliki jumlah kebobolan yang cukup diperhitungkan di BRI Super League.
Dari 15 pertandingan, skuad asuhan Carlos Pena hanya kemasukan 13 gol. Sebagai informasi, itu menjadi jumlah terendah kedua di antara seluruh kontestan. Persita hanya kalah dari Persib Bandung yang baru kemasukan 10 gol.
Milomir Seslija tentu mesti menaruh perhatian penuh pada catatan ini. Sebab, jika tidak mampu menemukan celah dari pertahanan lawan, Laskar Sambernyawa bisa dibuat tak berkutik saat berupaya menjebol gawang mereka.
4. Tren Tanpa Kemenangan Persis
Lagi-lagi, catatan tanpa kemenangan masih harus menjadi ulasan dalam setiap menyambut pertandingan Persis Solo. Rekor buruk ini masih saja terus menghantui Laskar Sambernyawa menjelang pekan ke-16.
Sampai detik ini, Sho Yamamoto dan kawan-kawan masih belum berhasil memutus catatan 14 pertandingan tanpa kemenangan. Ini menjadi rekor buruk terpanjang yang diukir kontestan BRI Super League 2025/2026.
Yang lebih memprihatinkan, Persis Solo sama sekali belum pernah merasakan kemenangan di kandang. Ini juga menjadi satu-satunya di BRI Super League karena hanya Persis Solo saja yang dihantui rekor buruk itu.
5. Pertahanan Keropos Persis Solo
Ketimpangan lainnya yang terlihat begitu menganga dari kedua kubu ialah di sektor pertahanan. Jika Persita Tangerang punya catatan kebobolan yang istimewa, Persis Solo justru berstatus sebagai tim paling buruk di area ini.
Baca Juga: Hadapi Persik, Milomir Seslija Berharap Masalah Pertahanan Persis Sudah Beres
Sebab, dari 15 laga di BRI Super League, gawang Laskar Sambernyawa sudah kemasukan 33 gol. Ini menjadi jumlah paling banyak dibandingkan semua kontestan, alias menjadi penyakit yang tak sulit disembuhkan.
Sebetulnya, Persis sempat berhasil meredamnya pada pekan ke-13 ketika mengimbangi Bali United tanpa gol. Ini menjadi satu-satunya cleansheet musim ini, dan akhirnya penyakit itu kembali kambuh pada tiga laga berikutnya.
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News