Site icon SAMBERNYAWA.COM

Kesalahan Berulang Bikin Persis Solo Tumbang dari Persik Kediri, Milo: Itu Membunuh Kami!

Kesalahan Berulang Bikin Persis Solo Tumbang dari Persik Kediri, Milo: Itu Membunuh Kami!
Gervane Kastaneer berduel dengan pemain Persik Kediri saat Persis Solo menghadapi tuan rumah Macan Putih di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (27/12/2025). © Sambernyawa.com/Istimewa

SAMBERNYAWA.COM – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya menelan kekalahan dari Persik Kediri pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (27/12/2025) sore WIB, Laskar Sambernyawa harus menyerah dengan skor 1-2. Milo menilai anak asuhnya sejatinya mengawali pertandingan dengan performa menjanjikan.

Baca Juga: 3 Catatan Buruk Hantui Persis Solo Jelang Hadapi Persik, Mampukah Dihentikan Milomir Seslija?

Persis mampu menekan dan menciptakan beberapa peluang di awal laga. Namun, kegagalan memaksimalkan kesempatan serta kesalahan sendiri membuat situasi berubah, karena Persik bisa mencetak dual gol lewat eksekusi penalti Ezra Walian (19’) dan gol Jose Rodriguez (45’).

“Kami sebetulnya membuka laga dengan cukup baik pada 20 menit pertama. Kami bisa menciptakan dua peluang bagus. Setelah itu, ada pemain belakang yang melakukan dorongan,” ujar Milo seusai laga, Sabtu (27/12/2025).

“Lalu wasit menilainya sebagai penalti. Apa yang bisa saya lakukan dengan hal itu? Bagi saya, itu hanya ketidakberuntungan. Lalu, kami kembali kebobolan karena kesalahan kami sendiri. Kami tidak cukup compact,” lanjut dia.

Sinyal Kebangkitan Persis Solo Terlihat

Milo menilai sinyal kebangkitan sebenarnya terlihat pada paruh kedua pertandingan. Secara taktik, Persis dinilainya mampu mengendalikan jalannya laga. Akan tetapi, persoalan kepercayaan diri dan keberanian pemain menjadi kendala utama.

“Meskipun kami memberikan dua gol kepada lawan, usaha pemain untuk bangkit sebetulnya ada. Para pemain sudah berusaha. Apalagi, pada babak kedua kami bisa mengontrol pertandingan secara taktik,” ujarnya.

“Namun, eksekusi dari passing dan umpan silang masih kurang optimal. Itulah yang menyebabkan pemain tidak percaya diri. Mereka harus lebih berani untuk menembak bola dan melakukan percobaan,” imbuhnya

Anak asuh Milomir Seslija akhirnya baru mencetak gol balasan pada menit ke-90+2 melalui sundulan Xandro Schenk. Sayangnya, gol tersebut datang terlalu akhir untuk mengubah hasil akhir pertandingan.

Bertekad Segera Keluar dari Tekanan

Menurut Milo, apabila gol tersebut tercipta lebih cepat, peluang Persis untuk membalikkan keadaan sangat terbuka. Ia kembali menegaskan bahwa kesalahan sendiri menjadi faktor penentu kekalahan timnya.

“Kami akhirnya bisa mencetak gol, tetapi sudah terlambat. Saya tahu jika kami bisa mencetak gol lebih awal, kami punya peluang untuk menang. Karena, kami melihat mereka sebetulnya tidak lebih baik dari kami,” ucap Milo.

Baca Juga: Hadapi Persik, Milomir Seslija Berharap Masalah Pertahanan Persis Sudah Beres

“Saya harus bekerja sangat-sangat keras agar kami bisa mendapatkan poin. Setiap kali kami melakukan kesalahan, itulah yang akan membunuh kami. Saya akan segera memperbaiki tim kami,” lanjut pelatih berusia 62 tahun itu.

Gelandang Persis, Sutanto Tan, memilih tak banyak berkomentar soal kekalahan tersebut. Ia hanya menegaskan tekad tim untuk segera keluar dari situasi sulit. “Tidak ada komentar. Kami kalah hari ini. Ke depannya harus menang. Itu saja,” kata Tanto singkat.

Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News

Exit mobile version