Modal Catatan Positif untuk Derby Jateng
Persis Solo tentu harus mewaspadai catatan kebangkitan Persijap Jepara pada putaran kedua ini. Sebab, Laskar Kalinyamat telah memperlihatkan performa impresifnya dalam beberapa laga terakhir, terutama saat bermain kandang.
Setidaknya, skuad asuhan Mario Lemos itu sudah berhasil mengamankan tiga kemenangan beruntun di kandang, tepatnya saat menjamu PSM Makassar (2-0), Madura United (1-0), dan Persebaya Surabaya (2-1).
Sementara itu, Persis Solo juga baru saja mengakhiri tren tanpa kemenangannya di BRI Super League 2025/2026. Kemenangan atas Persik Kediri pada laga pekan ke-23 lalu menjadi titik balik yang penting bagi Laskar Sambernyawa.
Selain itu, anak asuh Milomir Seslija juga sudah melewati empat pertandingan terakhir tanpa tersentuh kekalahan. Ini menjadi rekor langka yang dicatatkan Persis, karena sebelumnya tak pernah terjadi sepanjang musim ini.
Dua rekor ini tentu bisa menjadi modal berharga bagi masing-masing kubu. Persijap dan Persis sama-sama membutuhkan motivasi serta suntikan kepercayaan diri, agar bisa tampil lebih kompetitif untuk selamat dari degradasi.
Waspadai Titik Kelemahan
Catatan berikutnya yang juga harus menjadi perhatian masing-masing kubu ialah evaluasi titik kelemahan yang masih belum berhasil dituntaskan. Persijap dan Persis masih memiliki kelemahan yang membuat mereka sering tersendat.
Persijap Jepara, misalnya, masih sering dihantui dengan produktivitas gol yang macet. Sebab, sejauh ini, Laskar Kalinyamat hanya bisa mencetak 20 gol dari 23 laga. Sebagai informasi, ini adalah produksi terendah kedua setelah Semen Padang yang mencetak 19 gol.
Rekor buruk ini sebetulnya lebih banyak terjadi ketika mereka bermain tandang. Buktinya pada tiga laga terakhir, Persijap tak bisa memecah kebuntuan, yakni saat menghadapi Arema FC (0-1), Malut United (0-4), dan Bali United (0-0).
Sementara itu, titik kelemahan Laskar Sambernyawa sepanjang musim ini juga masih belum berubah, yakni jumlah kebobolan yang terlalu tinggi. Sejauh ini, mereka sudah kemasukan 44 gol dari 23 pertandingan. Ini menjadi angka terbanyak kedua, setelah PSBS Biak (49 gol).
Sepanjang putaran kedua ini, Persis Solo memang hanya bisa sekali saja mencatatkan nirbobol, yakni saat menghadapi PSIM Yogyakarta (0-0). Sisanya, gawang mereka selalu gagal mengamankan cleansheet.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]

