Persis Solo Menunjukan Performa Baik
Milomir Seslija mengakui performa Persis sebenarnya menunjukkan perbaikan pada paruh kedua pertandingan. Namun, upaya Sho Yamamoto dan rekan-rekannya untuk mengejar ketertinggalan tak membuahkan hasil.
Menurut pelatih berusia 61 tahun itu, Persis justru terperangkap dalam skema permainan Persita yang menunggu kesalahan lawan. Ia menilai anak asuhnya terlalu sering melakukan kekeliruan yang berujung fatal.
“Di babak kedua, permainan kami jauh lebih baik dan sesuai rencana. Persita adalah tim yang cenderung menunggu lawan membuat kesalahan, lalu menghukum lewat serangan balik,” tuturnya.
“Dalam tiga laga terakhir, sebenarnya tidak ada lawan yang benar-benar mendominasi kami. Namun, kami kalah karena kesalahan sendiri. Akibatnya, semua rencana yang disiapkan tidak berjalan maksimal,” lanjut Milo.
Kekalahan dari Persita memperpanjang catatan tanpa kemenangan Persis menjadi 15 pertandingan beruntun. Situasi ini turut memengaruhi kondisi mental pemain, termasuk sang kapten, Sho Yamamoto, yang secara terbuka mengakui tekanan besar yang dirasakannya.
Meski demikian, pemain asal Jepang tersebut menegaskan bahwa Persis tidak akan menyerah begitu saja dan tetap bertekad bangkit pada laga berikutnya.
Baca Juga: Jelang Persis vs Persita, Milomir Seslija Ungkap Progres Positif demi Bangkit di Manahan
“Kami benar-benar ingin menang. Tapi setelah tertinggal tiga gol di babak pertama, kondisinya sangat sulit. Tekanan itu besar, dan saya sendiri merasa sangat stres,” ujar Sho.
“Namun, kami harus terus berjuang karena pertandingan selanjutnya sangat krusial. Mungkin tidak semua orang memahami tekanan yang kami rasakan, tetapi kami akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih kemenangan di laga berikutnya,” tegasnya.
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News

