
SAMBERNYAWA.COM – Kemenangan dramatis Persis Solo atas Semen Padang menyisakan cerita manis bagi Zanadin Fariz. Gelandang muda Laskar Sambernyawa ini menjadi penentu momentum kebangkitan tim. Ia juga dinobatkan sebagai Player of the Match dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-17.
Laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026) sore. Persis sempat tertinggal lebih dulu dan bermain di bawah tekanan tuan rumah. Namun, aksi gemilang Zanadin menjadi titik balik. Laskar Sambernyawa akhirnya berbalik menang 3-2 dan membawa pulang tiga poin krusial.
Baca Juga: Alfriyanto Nico, Solusi Cepat Persis Solo
Milo: Zanadin Fariz Adalah “Diamond” Kami
Performa impresif pemain yang berkuliah di Universitas Surakarta ini, mendapat apresiasi setinggi langit dari pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija. Dalam konferensi pers pasca-laga, Milo tak ragu menyematkan julukan istimewa bagi pemain jebolan akademi Persis ini.
Bagi Milo, Zanadin bukan sekadar pemain muda yang potensial, melainkan aset paling berharga tim saat ini.
“He is our future, our potential, our diamond (Dia adalah masa depan kami, potensi kami, berlian kami),” ujar Milo memuji sang Player of the Match dengan antusias.
Pelatih asal Bosnia tersebut mengaku sangat puas karena kerja keras Zanadin Fariz selama sesi latihan akhirnya terbayar tuntas di pertandingan yang penuh tekanan dan cuaca panas tersebut. “Saya senang kerja kerasnya terbayarkan dengan baik pada laga ini,” tambah Milo.
Kunci Kebangkitan Lewat Gol Kombinasi

Momen magis Zanadin Fariz terjadi di pengujung babak pertama, tepatnya menit ke-45+3′. Saat itu, Persis sedang tertinggal 0-1 dan tertekan akibat hukuman penalti. Zanadin muncul sebagai pembeda lewat gol indahnya yang menyamakan kedudukan.
Milo mengungkapkan bahwa gol tersebut adalah bukti nyata bahwa taktik dan skema kombinasi yang diasah di lapangan latihan berhasil dieksekusi dengan sempurna.
“Kami memiliki kombinasi permainan yang sangat bagus. Apa yang kami latih selama sesi latihan bisa menghasilkan gol,” ungkap Milo menjelaskan proses terjadinya gol Zanadin.
Gol penyeimbang dari Zanadin ini diakui Milo sebagai suntikan moral vital yang memberinya keyakinan penuh bahwa Persis akan memenangkan laga di babak kedua.
Respon Rendah Hati Sang Pemain Terbaik
Meski menjadi pahlawan kemenangan dan menyandang status Player of the Match, Zanadin Fariz tetap menunjukkan sikap merendah. Ia menilai kemenangan ini bukanlah pencapaian individu, melainkan buah dari kekompakan tim yang saling menguatkan saat situasi sulit.
Baca Juga: Persis Solo di Ujung Tanduk, Kaesang Pangarep Siap Penuhi 5 Tuntutan Suporter
“Kita tahu kita sudah ketinggalan 1-0 di babak pertama… tapi kita saling menguatkan satu sama lain. Dan Alhamdulillah di babak pertama kita bisa mencetak gol juga,” kata Zanadin Fariz.
Kemenangan ini, ditambah kilau sang “Diamond” yang makin terasah, diharapkan Milo dapat mengembalikan kepercayaan diri skuad Laskar Sambernyawa untuk terus menjauh dari zona degradasi di sisa musim kompetisi.
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News