
SAMBERNYAWA.COM – Persis Solo menatap duel bertajuk Derby Mataram kontra PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan ke-20 kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan bara ambisi yang menyala.
Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026) pukul 15.30 WIB ini, pelatih Persis, Milomir Seslija, menegaskan bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan harga diri dan kebangkitan tim.
Baca Juga: Tumbang dari Persib Bandung, Milomir Seslija Ungkap Progres sekaligus PR Persis Solo
Duel sarat gengsi dan harga diri ini jadi tantangan besar bagi Laskar Sambernyawa yang masih terpuruk di dasar klasemen. Bermain sebagai tim tamu, mereka dituntut tampil dengan keberanian, disiplin, dan semangat juang tinggi di hadapan pendukung Laskar Mataram.
“Ini adalah laga derby, dan kami sangat ambisius. Kami harus mengerahkan seluruh energi yang dimiliki jika ingin mendapatkan hasil positif pada pertandingan ini,” ujar Milomir Seslija dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (5/2/2026).
“Sebab, kami akan menghadapi tim yang sangat berkualitas. Memang pada beberapa laga terakhir mereka tidak meraih hasil positif, tetapi menurut saya PSIM adalah salah satu klub dengan penyerangan yang bagus,” imbuhnya.
Soroti Atmosfir Suporter laga Derby Mataram
Milo secara khusus menyoroti kualitas pemain asing Laskar Mataram serta atmosfer suporter mereka di tribun. Tak hanya itu, ia juga memuji kualitas pelatih PSIM dan menegaskan bahwa Persis harus tampil lebih baik dibanding laga sebelumnya.
“PSIM sangat berbahaya. Mereka memiliki banyak pemain asing yang berkualitas. Ada Vidal, Ze Valente, hingga Nermin. Sejumlah pemain lokalnya juga bagus. Mereka juga punya suporter yang fanatik di tribune,” ucap dia.
“Pelatihnya menurut saya juga sangat bagus. Oleh sebab itu, apabila kami ingin memenangkan pertandingan ini, kami harus bisa bermain lebih baik ketimbang laga sebelumnya melawan Persib,” lanjut Milomir Seslija.
Pemain Persis Solo siap Mati-Matian
Persis menyambangi markas PSIM dengan beberapa wajah baru. Sejumlah amunisi impor telah tiba setelah laga terakhir. Namun, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu menyebut adaptasi menjadi tantangan tersendiri.
“Beberapa pemain baru yang datang, mereka masih beradaptasi. Di sisi lain kami tidak punya banyak waktu, karena kami harus segera mendapatkan hasil positif,” ujar pelatih berusia 61 tahun tersebut.
“Sejumlah pemain juga baru datang tiga hari sebelum pertandingan ini. Namun, saya akan terus memantau, bagaimana kesiapan mereka, apakah mereka bisa membantu kami pada laga kali ini,” tambah dia.
Baca Juga: Milomir Seslija Kirim Apresiasi untuk Ultras 1923, Tegaskan Persis Harus Bersatu di Masa Sulit
Sementara itu, winger Persis Solo, Althaf Indie, menegaskan kesiapan timnya untuk berjuang mati-matian di laga penuh gengsi kali ini. Dia ingin semua pemain berjuang agar meraih hasil yang diinginkan.
“Kita tahu bahwa duel ini adalah laga Derby Mataram. Kami juga menyadari bahwa sekarang masih berada di dasar klasemen. Kami harus bermain dengan fight untuk bisa mengambil tiga poin dari laga away ini,” ucap Althaf.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]