
SAMBERNYAWA.COM – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, tetap menunjukkan sikap positif meski timnya harus menelan kekalahan dari Persib Bandung pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, performa Laskar Sambernyawa sudah mengalami peningkatan signifikan dibanding laga sebelumnya.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore WIB, Persis takluk 0-1 dari Persib melalui gol tunggal Andrew Jung pada menit ke-38. Meski kalah, Milo menilai anak asuhnya tampil lebih kompetitif.
Baca Juga: Milomir Seslija Kirim Apresiasi untuk Ultras 1923, Tegaskan Persis Harus Bersatu di Masa Sulit
Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu mengakui bahwa Persib merupakan lawan dengan kualitas tinggi dan pengalaman matang. Ia menilai kekalahan ini lebih disebabkan oleh keunggulan teknis dan jam terbang lawan.
“Seperti yang saya katakan, ini bakal menjadi laga yang sulit. Kami bermain melawan tim terbaik di liga ini. Persib adalah salah satu tim terbaik di Indonesia yang punya fisik, teknik, taktik, dan juga pengalaman,” kata Milomir Seslija seusai pertandingan, Sabtu (31/1/2026).
“Hari ini, kami harus mengalami kekalahan hanya karena kualitas dan pengalaman yang dimiliki oleh lawan. Kami memiliki dua hingga tiga peluang, tetapi tidak ada yang bisa menghasilkan gol,” imbuhnya.
Perkembangan Persis Solo Melawan Persib Bandung
Milo menegaskan bahwa Persis menunjukkan perkembangan nyata dibanding pertandingan terakhir melawan Borneo FC. Namun, timnya masih terbatas karena dua pemain anyar, Clayton da Silveira da Silva dan Andrei Alba, belum bisa diturunkan.
“Meskipun demikian, kami sudah jauh lebih baik ketimbang laga terakhir melawan Borneo FC. Kami sudah mengalami progres yang sangat baik. Bahkan, kami punya peluang yang lebih baik ketimbang mereka,” kata dia.
“Kami bisa cukup mengimbangi mereka tujuh pemain asing, dan saya masih memiliki dua pemain asing lain yang belum bisa bermain. Oleh karena itu, saya bisa punya lebih banyak opsi,” lanjut Milomir Seslija.
Mantan pelatih Arema FC itu juga memuji semangat juang para pemainnya. Ia menilai Persis sudah tampil agresif sejak awal laga, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
“Hari ini, para pemain sudah berjuang. Tetapi, kami belum cukup berjuang untuk meraih kemenangan. Artinya, kami harus lebih banyak berlari, lebih banyak bertarung, dan lebih banyak berjuang,” kata dia.
“Namun, saya tetap senang dengan energi yang dikeluarkan pemain. Sebab, kami bisa memulai pertandingan ini dengan baik. Kami bisa menekan mereka saat menguasai bola dan kami kelihatan jauh lebih baik. Namun sayangnya, meski kami punya aksi-aksi yang fantastis, kami tidak bisa mencetak gol.”
Baca Juga: Persis di Bawah Tekanan Jelang Hadapi Persib Bandung, Milo Minta Pemain Keluar dari Zona Nyaman
Sementara itu, winger Persis Solo, Althaf Indie, menegaskan bahwa timnya akan segera bangkit. Ia memastikan seluruh pemain siap melakukan evaluasi demi hasil lebih baik saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan berikutnya.
“Ini bukan hasil yang kami mau. Tetapi, kami masih percaya dan selalu improve untuk pertandingan berikutnya. Dan ini jadi pelajaran untuk kami agar lebih punya keinginan untuk menang untuk laga berikutnya melawan PSIM Yogyakarta,” kata Althaf.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]