Persis Solo Sempat Kesulitan di Derby Mataram
Milo mengakui timnya sempat kesulitan membaca pola permainan PSIM. Ia menilai Laskar Mataram memiliki karakter taktik yang unik dan sulit diprediksi, terutama dalam skema menyerang.
“PSIM adalah tim yang sulit dianalisis. Menurut saya, mereka memiliki taktik yang cukup aneh. Sebab, cara bermainnya sering kali sulit diprediksi. Di lini serang, mereka juga punya banyak pemain berkualitas,” kata dia.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil ini bukan alasan untuk berpuas diri. Persis masih membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, ia yakin hasil ini bisa meningkatkan mental bertanding para pemain, termasuk Zanadin Fariz dan kolega.
“Namun demikian, satu poin ini tidak akan membuat kami aman. Sebab, kami masih harus mendapatkan lebih banyak poin. Yang jelas, ini menambah kepercayaan diri kami untuk menatap laga berikutnya,” ujar dia.
Bek asing Persis Solo, Luka Dumancic, juga turut menyoroti atmosfer Derby Mataram yang menurutnya sangat intens dan penuh gengsi. Ia memuji kerja keras seluruh tim yang mampu tampil solid sepanjang pertandingan.
“Bagi saya, ini adalah pertandingan yang menarik. Selayaknya pertandingan derby, laga ini juga sangat berat. Saya pikir performa kami cukup baik. Semuanya berjuang dengan maksimal di lapangan,” ujar Luka.
Baca Juga: Hadapi Derby Mataram, Milomir Seslija Pastikan Ambisi Persis Membara demi Raih Hasil Positif
Menurutnya, satu poin ini menjadi modal berharga bagi Persis untuk bangkit dan menjauh dari zona degradasi. Ia menegaskan tim akan terus berjuang hingga akhir musim.
“Kami bisa membawa pulang satu poin dari laga ini. Bagi saya, ini adalah poin yang penting bagi kami. Kami akan terus melanjutkan perjuangan. Musim masih panjang, kami akan berusaha melakukan yang terbaik,” ucapnya.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]

