Site icon SAMBERNYAWA.COM

4 Catatan Menarik Laga Persis Solo vs PSBS Biak: Duel Dua Tim yang Bernasib Mengenaskan

4 Catatan Menarik Laga Persis Solo vs PSBS Biak: Duel Dua Tim yang Bernasib Mengenaskan
Para pemain Persis Solo bersiap sebelum laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 menghadapi PSBS Biak di Stadion Manahan, Sabtu (21/2/2026). Laskar Sambernyawa membidik tiga poin penting demi keluar dari papan bawah klasemen. (c) Sambernyawacom/Okta Riska

SAMBERNYAWA.COM – Duel antara Persis Solo menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 menjadi salah satu partai yang sangat menarik dinantikan karena kedua kubu sama-sama bernasib mengenaskan.

Menjelang pertandingan yang bakal berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 malam WIB itu, Persis Solo dan PSBS Biak memiliki sejumlah kesamaan nasib, hingga membuat keduanya tersungkur di papan bawah.

Baca Juga: Persis Solo Siap Tumbangkan PSBS, Milomir Seslija Optimistis Raih Kemenangan Pertama di Manahan

Sejauh ini, Laskar Sambernyawa masih tertahan di dasar klasemen karena baru mengoleksi 12 poin dari 21 laga. Sementara itu, Badai Pasifik punya nasib yang sedikit lebih baik karena berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 15 poin.

Bukan tidak mungkin, hasil duel ini akan sangat menentukan konfigurasi penghuni papan bawah klasemen. Oleh karena itu, keduanya bakal memperebutkan tiga poin demi menjaga asa untuk terhindar dari zona degradasi.

1. Persis Solo dan PSBS Biak Tersendat di Putaran Kedua

Persis Solo dan PSBS Biak tampaknya memiliki nasib yang tak jauh berbeda pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Pasalnya, kedua tim ini sama-sama belum meraih kemenangan pada paruh kedua.

PSBS, misalnya, mengukir catatan yang cukup buruk karena mereka menelan tiga kekalahan melawan Persib Bandung (0-1), PSM Makassar (1-2), dan Persita Tangerang (1-2), lalu meraih satu imbang kontra Madura United (0-0).

Sementara itu, Persis punya catatan yang sedikit lebih baik, karena menelan dua kekalahan kontra Borneo FC (0-1) dan Persib Bandung (0-1), lalu meraih dua imbang kontra PSIM Yogyakarta (0-0) dan Madura United (2-2).

2. Catatan Kebobolan Mengenaskan Persis SOlo dan PSBS

Tidak hanya itu, Persis Solo dan PSBS Biak juga sama-sama memiliki rekor yang buruk menjelang pertemuan kali ini. Sebab, keduanya sama-sama berstatus sebagai kontestan yang paling rentan kebobolan di kasta tertinggi.

Persis Solo, misalnya, sudah kemasukan total 42 gol dari 21 pertandingan musim ini. Sebagai informasi, ini menempatkan Laskar Sambernyawa sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak kedua di BRI Super League.

Sementara itu, skuad Badai Pasifik memiliki catatan yang jauh lebih mengenaskan. Karena sudah kemasukan 44 gol dari 21 laga, PSBS tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan tertinggi alias lumbung gol di musim ini.

3. PSBS Tanpa Amunisi Baru

Duel antara Persis kontra PSBS memang menyajikan ketimpangan yang amat terasa dari komposisi pemain asingnya. Saat Laskar Sambernyawa merombak skuad menghadapi putaran kedua, skuad Badai Pasifik justru adem ayem.

Sepanjang bursa transfer paruh musim ini, PSBS sama sekali tak mendatangkan pemain baru untuk menambah kekuatannya. Pasalnya, Badai Pasifik jadi salah satu tim yang terkena sanksi hukuman larangan pendaftaran pemain oleh FIFA.

PSBS divonis bersalah karena tiga kasus pelanggaran. Oleh karena itu, skuad asuhan Kahudi Widodo itu sampai saat ini belum bisa mendaftarkan pemain baru, sehingga mempertahankan komposisi lamanya pada putaran kedua.

4. Menanti Tiga Debutan

Di saat PSBS Biak belum mendatangkan pemain baru, Persis Solo telah merekrut sebanyak 17 amunisi baru di bursa transfer paruh musim. Dari semua rekrutan ini, 11 pemain di antaranya merupakan amunisi impor.

Baca Juga: Saga Transfer Tak Berujung Persis Solo dan Perjudian Manajemen

Dari semua nama ini, masih ada tiga pemain baru yang belum mengukir menit bermain bersama Laskar Sambernyawa. Artinya, duel melawan PSBS bisa menjadi momentum untuk mengukir debut bagi ketiga nama tersebut.

Tiga nama yang dimaksud ialah Bruno Gomes, Jefferson Carioca, hingga Febri Hariyadi. Nama yang disebut paling akhir memang paling berpeluang mengukir debut karena tak terdampak regulasi kuota penggunaan pemain asing.

Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]

Exit mobile version