
SAMBERNYAWA.COM – Kekecewaan pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memuncak usai laga pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026. Menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Manahan, Laskar Sambernyawa harus menelan kekalahan tipis 0-1 di hadapan 3.510 pendukungnya. Namun, fokus Milo usai laga bukan hanya pada skor akhir, melainkan kinerja pengadil lapangan.
Milo menyoroti kepemimpinan wasit Eko Saputra yang dianggapnya tidak konsisten dalam memberikan keputusan pelanggaran di lapangan. Meski gol Dusan Mijic di awal laga dianulir melalui pengecekan VAR karena posisi offside, ketegangan justru lebih banyak dipicu oleh standar tiupan peluit yang dinilai berbeda bagi kedua tim sepanjang laga. Hal ini membuat Milo secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit lokal dan mendesak penggunaan pengadil asing.
Baca Juga: Persis Solo Takluk dari Borneo FC, Milomir Seslija: Ini Game Terbaik Kami, Tapi…
Pelatih asal Bosnia tersebut menilai ada perbedaan standar dalam memberikan pelanggaran bagi kedua tim. Menurutnya, hal ini merusak ritme permainan anak asuhnya yang sebenarnya tampil sangat dominan.
“Hari ini banyak pelanggaran untuk mereka, tapi tidak untuk kami. Saya pikir saat dipimpin wasit Jepang (wasit asing), pertandingannya jauh lebih baik,” cetus Milo dalam sesi jumpa pers.

