Persis Solo di Ujung Tanduk, Kaesang Pangarep Siap Penuhi 5 Tuntutan Suporter

Persis Solo di Ujung Tanduk, Kaesang Pangarep Siap Penuhi 5 Tuntutan Suporter
Owner Persis Solo, Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho, menghadiri RUPS Luar Biasa di Hotel Alila, Solo, Jumat (17/10/2025). (c) Sambernyawacom/Okta Riska

SAMBERNYAWA.COM – Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disuarakan elemen suporter demi menyelamatkan nasib Laskar Sambernyawa di BRI Super League 2025/2026.

Sikap tersebut disampaikan Kaesang usai menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan suporter di Kota Solo, Jumat (9/1/2026). Dalam forum tersebut, suara-suara kritis mengemuka seiring kondisi Persis Solo yang belum kunjung membaik sepanjang musim ini.

Baca Juga: Resmi! Nico Saputro Kembali ke Persis Solo Perkuat Lini Serang

Menanggapi hal tersebut, Kaesang menegaskan kesiapannya untuk menjalankan seluruh tuntutan yang telah disampaikan. Menurutnya, aspirasi yang disuarakan suporter bukanlah hal yang sulit untuk diwujudkan. Ia pun tetap percaya diri Persis Solo mampu bertahan di kasta tertinggi.

“Insya Allah kami akan meminta manajemen untuk bisa memperbaiki diri. Tadi, teman-teman suporter juga sudah menyampaikan tuntutan. Insya Allah kami akan laksanakan seluruh tuntutan dari suporter,” ujar Kaesang, Jumat (9/1/2026).

“Sebetulnya, tuntutan dari teman-teman suporter enggak ribet kok. Semuanya mudah. Dan teman-teman suporter sangat sportif dengan kami di manajemen. Suporternya sudah optimistis, kami kok manajemen enggak optimistis? Harus bisa (bertahan di kasta tertinggi),” tambahnya.

Setidaknya, terdapat lima tuntutan utama yang disampaikan suporter kepada pemilik klub kebanggaan warga Solo tersebut. Tuntutan pertama menekankan kehadiran owner secara langsung untuk mendampingi tim pada putaran kedua kompetisi.

Selanjutnya, suporter meminta adanya perombakan komposisi pemain demi meningkatkan daya saing tim. Pada poin ketiga, mereka mendesak evaluasi menyeluruh dengan mencopot sejumlah posisi di tubuh manajemen yang dinilai tidak bekerja optimal.

Adapun tuntutan keempat menyoroti perlunya pemilik klub melakukan pengawasan rutin terhadap kinerja manajemen sepanjang musim. Sementara poin terakhir menegaskan tanggung jawab owner untuk memastikan Persis Solo lolos dari jeratan degradasi.

Leave a comment