Site icon SAMBERNYAWA.COM

Persis Solo Incar Kebangkitan di Markas Barito Putera, Wajib Waspadai Bola Mati Laskar Antasari

Pemain Persis Solo, Henri Doumbia, Vico Duarte, dan Theo Lemming, saat melakukan selebrasi bersama seusai mencetak gol ke gawang RANS FC dalam duel pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026/2027. (DOK Persis)
Pemain Persis Solo, Henri Doumbia, Vico Duarte, dan Theo Lemming, saat melakukan selebrasi bersama seusai mencetak gol ke gawang RANS FC dalam duel pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026/2027. (DOK Persis)

SOLO, Sambernyawa.com – Persis Solo merancang strategi khusus guna meredam kekuatan Barito Putera pada duel pekan ke-8 Pegadaian Championship 2026/2027. Perhatian utama Laskar Sambernyawa tertuju pada deretan legiun asing Laskar Antasari yang kerap memaksimalkan situasi set-piece.

Menurut jadwal, duel ini akan berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB. Laskar Sambernyawa dituntut ekstra waspada mengingat sang tuan rumah sedang dalam performa menanjak.

Barito Putera berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan, masing-masing atas Persiba Balikpapan (2-0), De Red (2-0), dan PSBS Biak (3-0). Sebaliknya, Persis masih berjuang keluar dari tren negatif usai gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhirnya.

Caretaker Persis Solo, Dedy Gusmawan, mengungkapkan bahwa tim pelatih telah melakukan serangkaian evaluasi dan perbaikan. Ia berharap para pemain dapat menerapkan skema yang dirancang dengan optimal di lapangan.

“Saya sudah mempersiapkan tim setelah pertandingan terakhir kami kemarin. Kami sudah evaluasi, kami sudah analisis juga. Ya mudah-mudahan, saya berharap pemain bisa mengaplikasikannya di pertandingan nanti,” kata Dedy, Kamis (29/10/2026).

BACA JUGA: Caretaker Persis Solo Bangga Bisa Curi Poin dari Kandang Deltras, Mentalitas Pemain Dapat Pujian

Persis Solo Antisipasi Ancaman

Dedy menjelaskan, kewaspadaan tinggi diterapkan terhadap skema bola mati Barito Putera. Apalagi, lawan memiliki bek asing yang sangat tajam memanfaatkan situasi tersebut. Sosok yang dimaksud adalah Renan Alves.

Pemain berpostur 191 cm ini sering kali menjadi penentu pemecah kebuntuan. Tak heran, bek berusia 33 tahun itu kini berstatus sebagai pencetak gol tersubur timnya dengan torehan lima gol.

“Kami melihat Barito dari beberapa golnya mereka unggul dari set piece. Kami tahu di situ ada Renan Alves, juga ada pemain asing lainnya, Murilo. Itu kami sudah mengantisipasi. Mudah-mudahan apa yang kami instruksikan ke pemain, pemain menjalankan,” kata dia.

Persis Wajib Disiplin

Selain skema bola mati, Dedy mengingatkan anak asuhnya untuk tidak melupakan bahaya serangan terbuka (open play) dari Laskar Antasari. Aspek ini juga menjadi prioritas yang harus diantisipasi Persis.

“Itu harapannya, dan kami harus fokus dan disiplin. Enggak hanya set piece, kami lihat juga Barito juga gol-golnya juga dari open play, jadi enggak hanya fokus ke set piece, kami juga fokus ke open play-nya juga,” ujar Dedy.

Hingga saat ini, Laskar Sambernyawa masih berupaya memutus rantai tanpa kemenangan. Dalam lima laga terakhir, mereka mencatatkan empat hasil imbang dan satu kekalahan.

BACA JUGA: Tatap Laga Kontra Deltras, Persis Solo Boyong Mario Lemos Hingga Tunjuk Nurcholis Majid Jadi Caretaker

Pemain Persis Solo Siap Tempur

Sementara itu, bek Persis, Novan Setya Sasongko, menegaskan seluruh anggota tim dalam kondisi prima dan siap berjuang memperebutkan poin penuh sesuai instruksi pelatih.

“Untuk pemain-pemain kami sudah melakukan persiapan yang bagus. Tidak ada yang cedera, juga kondisi fit semua. Harapan kami sebagai pemain, semoga besok bisa mendapat kemenangan. Semoga kami bisa menjalankan sesuai game plan kami dan memenangkan pertandingan,” kata Novan.

Lihat juga galeri foto eksklusif di Instagram (@Sambernyawacom)

Exit mobile version