
Sambernyawa.com – Di tengah semangat Tahun Baru Islam 1447 H, suporter Pasoepati Korwil Pasar Kliwon atau yang dikenal dengan GEMPASS, menyelenggarakan sebuah acara religius bertajuk “GEMPASS Bersholawat”. Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu malam (25/6), mulai pukul 19.00 WIB, di sepanjang Jl. Kapten Mulyadi tepat di depan Kantor Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Acara ini merupakan bagian dari agenda tahunan GEMPASS yang biasanya diisi dengan kegiatan hiburan musik. Namun tahun ini, panitia memutuskan untuk menghadirkan sesuatu yang lebih bermakna dan menyentuh aspek spiritual, yakni dengan menggelar sholawat akbar bersama dua tokoh muda: Ustadz Islamiyanto dan Habib Zaidan bin Yahya.
Baca Juga: Persis Solo Pastikan Pelatih Anyar Bawa Asistennya Sendiri, Empat Pemain Baru Sudah Deal
Menurut Sapta Ook, selaku Koordinator Acara, pemilihan format sholawat ini bukan tanpa alasan. “GEMPASS ini jumlah anggotanya terus bertambah dan semakin besar. Kami merasa perlu membuat kegiatan yang bisa semakin mempererat hubungan antaranggota. Kalau tahun-tahun sebelumnya hiburan musik, sekarang kami ingin mengalihkan energi ke sesuatu yang lebih menyejukkan dan membangkitkan semangat spiritual,” ujar pria yang akrab disapa Ook ini.
Lebih lanjut, Ook menyebut bahwa momen ini juga bertepatan dengan datangnya Tahun Baru Islam, sehingga suasana religius menjadi sangat relevan. “Sholawat ini jadi cara kita bersama untuk bersyukur dan menyambut tahun baru Hijriyah dengan niat yang lebih baik,” tambahnya.
Tak kurang dari 10.000 jemaah ditargetkan akan hadir dalam acara ini. Panitia menyebut acara terbuka untuk umum, tanpa syarat selain menjaga kesopanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
“Kami ingin menanamkan bahwa menjadi suporter tidak hanya soal mendukung tim di stadion, tapi juga bisa menciptakan ruang yang damai, religius, dan penuh makna. Ini salah satu bentuk edukasi kepada anggota dan masyarakat luas, bahwa kita juga peduli terhadap nilai-nilai keagamaan,” jelas Ook.
GEMPASS Undang Ustadz Islamiyanto dan Habib Zaidan bin Yahya
Kedua pengisi acara, Ustadz Islamiyanto dan Habib Zaidan bin Yahya, menurut Ook dipilih karena keduanya masih muda, berwawasan luas, dan bisa menjadi motivator rohani yang pas bagi kalangan kawula muda.
“Kami ingin ada semangat baru, agar anak-anak muda ini makin giat beribadah, dan tetap punya arah hidup yang positif meski berada dalam dunia suporter,” tuturnya.
Selain lantunan sholawat dan tausiyah, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan jamaah. Terdapat dua videotron besar, dua layar lebar, empat toilet umum, dua paturasan portable, dan area khusus untuk pelaku UMKM lokal.
Baca Juga: Persis Solo Capai Tahap Finalisasi untuk Pelatih Baru Musim 2025/2026
Menariknya, acara ini tak lepas dari semangat cinta terhadap klub kebanggaan kota Solo, Persis Solo. “Kami juga mendoakan agar Persis Solo musim depan tampil lebih baik dari musim kemarin. Supaya lebih kompak, lebih kuat, dan makin dicintai masyarakat,” kata Ook.
Panitia pun telah mengundang pihak manajemen Persis Solo dan beberapa perwakilan pemain. “InsyaAllah akan hadir. Ini jadi momen spiritual, tapi tetap erat dengan semangat kebersamaan khas Pasoepati,” pungkasnya.(*)
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News