
SOLO, Sambernyawa.com – Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson, memastikan timnya sudah melakukan evaluasi besar-besaran untuk bisa mengakhiri tren buruk saat berjumpa De Red FC pada pekan ke-5 Pegadaian Championship 2026/2027.
Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (11/10/2026) pukul 15.30 sore WIB itu, Ricky Nelson menyebut evaluasi menjadi aspek terpenting agar Persis Solo mampu mengamankan poin penuh di kandang.
“Selama minggu ini, kami mempersiapkan setelah evaluasi. Tentu saja evaluasi secara menyeluruh ya, dari manajemen dan juga kami bersama-sama mengevaluasi apa yang menjadi masalah selama di tim,” kata Ricky dalam konferensi pers, Sabtu (10/10/2026).
“Dan semoga dalam seminggu evaluasi ini bisa berbuah kemenangan pada besok sore. Karena saya melihat semua pemain punya keinginan untuk memenangkan pertandingan dan semoga itu bisa terwujud,” imbuhnya.
BACA JUGA: 4 Modal Berharga Persis Solo untuk Lumpuhkan De Red FC di Pekan Kelima: Kembalinya Senjata Berbahaya
Hasil Evaluasi Persis Solo
Salah satu sorotan utama dalam evaluasi tersebut adalah masalah penyelesaian akhir. Ricky membeberkan statistik minor pada laga sebelumnya di mana Persis Solo gagal mengonversi satu pun dari belasan peluang emas.
Ricky berharap, tingginya jumlah penciptaan peluang Laskar Sambernyawa pada awal musim ini bisa dibarengi dengan kualitas penyelesaian akhir yang mumpuni, sehingga anak asuhnya bisa mengakhiri kebuntuan di lapangan.
“Untuk evaluasi paling pertama, kami kemarin punya 12 peluang, ya. Dan sayangnya dari 12 itu tidak ada yang menjadi gol. Dan itu yang menjadi catatan paling penting karena kami setiap game itu bisa menciptakan peluang yang cukup banyak,” ujar Ricky.
Kembalinya Senjata Persis Solo
Selain masalah ketajaman di lini depan, sang pelatih juga menyinggung dampak regulasi pemain U-20 terhadap taktik dan starting eleven tim. Diwajibkannya dua pemain regulasi untuk tampil di setiap pertandingan diakui Ricky menjadi tantangan tersendiri dan membedakan musim ini dengan musim lalu.
Namun, kabar baik datang dengan kembalinya Theo dari tugas negara bersama Timnas U-20. Kehadiran Theo dipastikan akan memberikan suntikan tenaga dan mempermudah tim pelatih dalam meracik strategi.
“Seharusnya kami bisa membuat gol. Kedua kehadiran kembali Theo dari Timnas U-20 pasti sangat membantu, karena musim ini pemain regulasi itu sangat mempengaruhi starting eleven. Di mana pemain regulasi itu, eh, kita harus menyesuaikan mana yang kita pasang karena itu akan bertukar pada posisi-posisi yang lainnya,” kata dia.
BACA JUGA: Ricky Nelson Resah Henry Doumbia Belum Keluarkan Potensi Maksimal Bersama Persis Solo
Pemain Persis Solo Siap Tempur
Sementara itu, pemain senior Persis Solo, Eky Taufik, memastikan rekan-rekannya sudah belajar banyak dari laga terakhir melawan Kendal Tornado FC yang berakhir dengan kekalahan 0-2. Eky menegaskan, Laskar Sambernyawa sudah siap berjuang untuk mengamankan tiga poij di kandang.
“Tentunya kami sudah banyak belajar dari pertandingan kemarin melawan Kendal Tornado FC di sini, karena kami tidak bisa mendapat poin. Eh, setelah melakukan evaluasi, semua pemain ingin menunjukkan dan ingin mempunyai rasa yang untuk memenangkan pertandingan pada pertandingan besok,” ujar Eky.
“Jadi, tentunya kami tetap meminta dukungan semua suporter dan fans Persis Solo, kami mohon dukungannya agar besok sore kami bisa mendapatkan tiga poin di kandang,” lanjut pemain asal Sragen tersebut.
Lihat juga galeri foto eksklusif di Instagram (@Sambernyawacom)