Site icon SAMBERNYAWA.COM

Rapor Persis Solo di Putaran Pertama Pegadaian Championship 2026/2027: Rekor Buruk Diperpanjang, Target Promosi Melayang?

Para pemain Persis Solo saat sebelum pertandingan melawan Persiba Balikpapan pada duel pekan ke-9 Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/11/2026). (Sambernyawa.com/Okta Riska)

SOLO, Sambernyawa.com – Persis Solo harus mengakhiri putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil yang memprihatinkan. Laskar Sambernyawa jadi tim pesakitan di saat memperingati momen perayaan ulang tahunnya yang ke-103.

Menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/11/2026) malam WIB, Persis Solo harus mengakui keunggulan lawan setelah tumpas dengan skor 1-2. Laskar Sambernyawa kesulitan mengejar defisit gol lantaran harus berjuang dengan 10 pemain.

Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi para pendukungnya. Apalagi, tim asuhan Dedy Gusmawan itu disaksikan 8.294 pasang mata yang hadir langsung di stadion. Ini merupakan jumlah kehadiran tertinggi di laga kandang Persis pada musim ini.

Dengan kekalahan ini, Laskar Sambernyawa harus memperpanjang rekor buruknya di putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027. Ada berbagai catatan merah yang dibukukan Persis menjelang putaran kedua kompetisi.

BACA JUGA: Kekalahan Pahit di Hari Ulang Tahun Persis Solo: Dipermalukan Persiba, Dedy Gusmawan Soroti Attitude Pemain

Rekor Kebobolan Persis Solo

Di Grup Timur, Persis Solo juga termasuk sebagai kontestan yang punya rekor kebobolan paling jeblok. Mereka kini menjadi tim dengan jumlah kemasukan gol tertinggi ketiga setelah Persiba Balikpapan (19 kebobolan) dan PSBS Biak (45 kebobolan).

Dari sembilan pertandingan di putaran pertama ini, Laskar Sambernyawa hanya bisa membukukan dua kali cleansheet saja, tepatnya saat menang atas PSBS Biak (7-0) dan menahan imbang De Red (0-0).

Dengan catatan semacam ini, lini pertahanan Persis Solo tentu menjadi salah satu sektor yang mutlak dibenahi untuk mengarungi putaran kedua. Laskar Sambernyawa mesti melakukan evaluasi besar-besaran.

Perpanjang Catatan Buruk

Kekalahan dari Persiba Balikpapan pada pekan ke-9 ini juga semakin memperpanjang catatan merah Laskar Sambernyawa. Sebab, sejauh ini, Persis Solo sudah melewati tujuh pertandingan tanpa meraih kemenangan.

Terakhir kali Persis menang ialah saat menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-2 dengan skor 7-0. Namun, sejak saat ini, tim asal Kota Bengawan ini sudah tertimpa empat imbang dan tiga kali kekalahan di Grup Timur.

Catatan ini jelas sangat mengenaskan karena Persis hanya bisa menang melawan tim juru kunci yang kualitasnya tak seimbang. Sedangkan saat berjumpa Persiba yang berada di zona merah, Laskar Sambernyawa juga tak bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

BACA JUGA: Persis Solo Siap Bangkit Lawan Persiba, Dedy Gusmawan Evaluasi Hilang Fokus Menit Awal dan Masalah Lini Belakang

Persis Solo Di Ambang Zona Merah

Persis Solo tampaknya harus bersyukur dengan sanksi hukuman yang menimpa dua pesaingnya di papan bawah klasemen. Sebab, jika tidak ada pengurangan poin, jaraknya bisa menjadi sangat ketat dengan zona merah.

Saat ini, Persis Solo berada di peringkat ke-8 klasemen dengan koleksi tujuh poin. Jumlah ini terpaut lima poin dari Persib di peringkat ke-9 dengan dua poin. Sebagai catatan, Persiba terkena sanksi minus empat poin di awal kompetisi.

Jika tidak ada sanksi itu, jaraknya tentu hanya satu poin saja. Ini bisa membahayakan posisi Persis Solo yang sangat rentan untuk terseret ke peringkat kedua terbawah klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027.

Target Promosi Makin Jauh

Situasi semacam ini jelas menempatkan Eky Taufik dan kawan-kawan dalam kondisi yang sangat sulit. Apalagi, dengan target promosi yang sudah dicanangkan sejak awal musim, tujuan ini tentu makin berat untuk dikejar.

Pasalnya, jika memperhitungkan jarak poin dengan tim-tim papan atas, Persis Solo sudah tertinggal sangat jauh. Di dua urutan teratas, Persela Lamongan dan Barito Putera sama-sama mengantongi 16 poin. Padahal, mereka baru bermain sebanyak 8 kali.

Sedangkan tiga tim di bawahnya, ada Deltras FC, Kendal Tornado FC, dan RANS FC, yang mengoleksi 15 poin dari 8 laga. Jika lima tim teratas ini bisa mendulang poin penuh di penutup putaran pertama, jaraknya bisa semakin jauh untuk digapai.

Lihat juga galeri foto eksklusif di Instagram (@Sambernyawacom)


Exit mobile version