
SAMBERNYAWA.COM – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija,, membeberkan kondisi internal timnya usai laga pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026 melawan Borneo FC Samarinda. Selain hasil minor di lapangan, Laskar Sambernyawa kini tengah menghadapi tantangan besar terkait proses adaptasi pilar baru di tengah masa transisi skuat.
Dalam laga tersebut, publik mempertanyakan absennya sejumlah nama asing yang sebelumnya menjadi tumpuan tim, seperti Gervane Kastaneer, Cleylton Santos, Xandro Schenk, Fuad Sule, Zulfahmi Arifin, dan Jordy Tutuarima.. Nama-nama tersebut tidak terlihat baik dalam daftar susunan pemain maupun di bangku cadangan saat menjamu Pesut Etam di Stadion Manahan.
Baca Juga: Kecewa Gagal Cetak Gol, Kodai Tanaka: Kami Sangat Menyesal
Menanggapi hal tersebut, Milo menjelaskan bahwa tim saat ini sedang dalam masa transisi dan evaluasi. Terkait status kontrak para pemain asing lama tersebut, Milo memilih untuk menyerahkan penjelasan detail kepada pihak manajemen klub.
“Terkait kondisi para pemain asing itu, tugas saya hanya melatih pemain yang tersedia. Anda harus menanyakan hal tersebut kepada pihak ofisial atau manajemen mengenai status kontrak mereka,” ujar Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.
Persis Solo kini mulai mengandalkan tenaga baru, termasuk trio penggawa asal Serbia yaitu Vukasin Vranes, Dusan Mijic, dan Miroslav Maricic. Namun, Milo mengakui bahwa waktu persiapan yang sangat singkat menjadi kendala utama dalam membentuk tim yang solid.
“Pemain asing baru kami baru tiba beberapa hari dan hanya berlatih tiga hari bersama tim. Kami butuh waktu untuk membangun chemistry dan kebugaran mereka agar bisa tampil di level tertinggi,” jelas pelatih asal Bosnia tersebut.
Milomir Seslija Beri Kesempatan Pemain Muda

Di tengah perombakan skuat asing, Milo juga memberikan kesempatan besar bagi talenta muda seperti Zanadin Fariz, Althaf Indie, dan Arkhan Kaka untuk tampil. Namun, ia menekankan bahwa proses pengembangan pemain muda ini membutuhkan kesabaran dari seluruh pihak, terutama para pendukung.
Milo menambahkan bahwa performa pemain muda seringkali masih naik-turun. Oleh karena itu, ia akan terus melakukan kombinasi antara pemain muda dan pemain berpengalaman di laga-laga berikutnya agar tim tetap kompetitif.
Baca Juga: Milomir Seslija Kritik Wasit Lokal, Berharap Seluruh Laga BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
“Kami harus bersabar agar mereka bisa berkembang. Inilah mengapa kami harus mencampur pemain berpengalaman dengan para pemain muda kita, karena tidak mudah bermain di bawah tekanan tinggi melawan tim kuat seperti Borneo,” pungkasnya.
Baca berita Sambernyawa.com lainnya di Google News