
SAMBERNYAWA.COM – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, angkat bicara soal kegagalannya dalam memenuhi target enam poin yang ditetapkan oleh pihak manajemen pada dua pertandingan terakhir di BRI Super League 2025/2026.
Milomir Seslija sebetulnya dituntut untuk bisa membawa Persis Solo menyapu dua kemenangan atas Persik Kediri dan Persijap Jepara. Namun, Laskar Sambernyawa hanya bisa menang atas Persik (2-1), dan bermain imbang kontra Persijap (0-0).
Artinya, target perolehan enam poin ini belum mampu diwujudkan oleh Milo. Meskipun demikian, tidak ada langkah apa pun yang diambil manajemen. Milo juga tak mau banyak bicara menanggapi target yang meleset ini.
“Saya bukan bagian dari manajemen. Tugas saya di sini adalah sebagai pelatih kepala. Soal target itu, silakan tanyakan langsung kepada manajemen,” kata Milo dalam konferensi pers jelang laga kontra Bali United, Rabu (11/3/2026).
Milo menyebut, Persis sebetulnya sudah bermain sangat baik meskipun gagal membawa pulang tiga poin dari kandang Persijap. Laskar Sambernyawa bisa membuat tim lawan kesulitan menciptakan peluang meski tampil di kandang sendiri.
Menurut Milomir Seslija Persis Solo Mencapai Target
Akan tetapi, menurut pelatih berusia 61 tahun itu, yang menjadi fokus justru kegagalan Persis mencapai target. Padahal, Zanadin Fariz dan kawan-kawan sebetulnya sudah jauh lebih berkembang, terutama dalam aspek defensif.
“Namun, yang harus kalian tahu, ketika laga terakhir menghadapi Persijap Jepara, kami telah memainkan salah satu permainan terbaik kami musim ini,” kata juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut.
“Dan dalam lima pertandingan terakhir ini, kami adalah salah satu tim yang bermain paling solid. Kami sudah mulai kebobolan lebih sedikit, tetapi masalah kami yang muncul adalah mencetak gol,” lanjut dia.
Dari lima pertandingan terakhir yang disebut Milo, Persis memang sudah tak tersentuh kekalahan. Bahkan, Laskar Sambernyawa bisa mulai mengurangi catatan kebobolannya yang sempat jadi kendala.
Hanya ada empat gol yang bersarang di gawang Persis. Catatan positif lainnya ialah kesuksesan tim asal Kota Bengawan ini mengukir dua cleansheet, yakni saat menahan imbang PSIM Yogyakarta (0-0) dan Persijap Jepara (0-0).
“Saya tahu apabila kami sudah bisa mulai mencetak gol, kami tidak akan bisa dihentikan. Namun demikian, yang utama, orang-orang pasti akan selalu membicarakan hal yang buruk,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Baca Juga: Milomir Seslija Ungkap Kunci Persis Solo Jinakkan Ketajaman Bali United di Manahan
“Tapi, tidak ada yang bicara soal bagaimana tim ini sebetulnya sudah bermain sangat baik, terutama secara defensif, dan membuat lawan tak bisa menghasilkan banyak peluang selama 90 menit,” ia menambahkan.
Sebelumnya, Persis Solo memang sempat dihantui catatan yang sangat mengenaskan di sektor pertahanan. Sebab, dari 17 laga di putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Persis harus kemasukan total 38 gol.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]