
SAMBERNYAWA.COM – Perjalanan Febri Hariyadi bersama Persis Solo dipastikan berakhir lebih cepat di BRI Super League 2025/2026. Seusai mengukir debut, ia kembali dihantam cedera parah dan terpaksa absen hingga akhir musim.
Nasib malang yang dialami Febri Hariyadi pertama kali diungkap oleh pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, dalam konferensi pers menjelang duel kontra Persik Kediri pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
Baca Juga: Milomir Seslija Tekankan Mentalitas, Persis Solo Bidik Titik Balik Saat Jamu Persik
Menurut juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu, Febri yang baru saja mencatatkan debut impresif saat menghadapi PSBS Biak pada pekan lalu harus menjalani operasi karena mengalami cedera di sesi latihan.
“Ada masalah baru yang kami alami. Sayang sekali, Febri yang bermain fantastis pada laga debutnya, beberapa hari lalu harus mengalami cedera. Dia harus menjalani operasi,” ujar Milomir Seslija dalam konferensi pers.
Masalah yang dialami Febri ini berkaitan dengan cedera lamanya. Menurut dokter tim Persis, Iwan Wahyu Utomo, pemain berusia 30 tahun itu mengalami masalah pada lutut kaki kirinya saat menendang bola.
Febri Hariyadi cedera ACL
Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI alias magnetic resonance imaging, serta hasil konsulitasi dengan dokter spesialis ortopedi, Febri kembali dihantam cedera pada bagian anterior cruciate ligament atau ACL.
“Pada sesi latihan hari Rabu lalu, Febri Hariyadi mengalami salah tumpuan saat menendang bola. Lutut kirinya agak terkilir, sehingga dia terjatuh. Setelah itu, kami mencoba melakukan penanganan,” kata Iwan Wahyu Utomo.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan MRI, dan hari ini kami berkonsultasi dengan dokter ortopedi. Dari kedua hasil itu, Febri mengalami re-injury atau cederanya kambuh, tepatnya cedera ACL di lutut kiri,” imbuhnya.
Iwan menjelaskan, masalah pada ACL itu sebetulnya pernah dialami Febri ketika memperkuat Persib Bandung pada medio 2024. Akibat cedera itu, Febri sempat melewatkan nyaris seluruh musim 2024/2025 untuk pemulihan.
“Pada tahun 2024, Febri pernah menjalani operasi ACL. Dan sekarang, ligamennya kembali mengalami sobekan di tempat yang sama. Kemudian, ditambah juga ada sobekan atau tear di meniscus,” kata Iwan.
Setelah ini, tim medis Persis akan menjadwalkan operasi untuk mengatasi cedera yang dialami pemain kelahiran Bandung itu. Menurut perkiraan, Febri bakal absen hingga akhir musim karena butuh waktu istirahat selama enam hingga delapan bulan.
“Sehingga, mau tidak mau dia harus menjalani operasi. Untuk jadwal operasi dan tempatnya, informasinya akan segera kami update. Menurut perkiraan, dia harus istirahat selama enam hingga delapan bulan,” ujar dia.
Lihat galeri foto eksklusif di Instagram [@SambernyawaCom]