Pasoejak Berikan Donasi untuk Suporter PSS yang Menjadi Korban Kekerasan

Beberapa waktu lalu terjadi insiden yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Ada dua peristiwa yang mengakibatkan dua orang suporter PSS Sleman meninggal dunia karena kekerasan.

Komunitas suporter PERSIS Solo, Pasoepati Jakarta (Pasoejak) merespon hal ini dengan menggalang donasi melalui grup WhatsApp internal komunitas. Dana yang terkumpul diserahkan secara langsung kepada keluarga salah satu korban yakni Alm.Aditya Eka Putranda.

Upaya ini dilakukan Pasoejak supaya terjaga keharmonisan hubungan antara suporter Solo dan Sleman, yang selama ini sudah terjalin sangat baik.

Diwakili Heri Wibowo dari Pasoejak dan Titto dari komunitas suporter PSS, Brigata Curva Sud, bersama-sama bersilaturahmi dan menyerahkan donasi ke Bapak Ponijo orang tua dari Alm.Aditya Putra Ananda di rumah Desa Modinan, Gamping, Sleman.

“Semoga tidak ada lagi korban jiwa di sepak bola Indonesia. Tidak hadirnya penonton besok (pertandingan PSS vs PERSIS) semoga bisa menjadi pembelajaran bagi semua stake holder sepak bola Indonesia,” harap Heri mewakili Pasoepati Jakarta.

Suporter PERSIS Solo dipastikan tidak mengawal tim kebanggaan mereka saat bertandang ke Sleman, Sabtu (10/9) sore, pada laga pekan sembilan BRI Liga 1 2022/23.

Seluruh komunitas PERSIS fans sudah menyatakan tidak akan memberangkatkan anggotanya sebagai wujud solidaritas pada dua orang suporter PSS Sleman yang menjadi korban kekerasan.

(Isnu Haryanto/ Foto: Matias Premana)

Leave a comment

Sign Up Now

Become a member of our online community and get tickets to upcoming matches or sports events faster!