Persis Solo Optimistis Bawa Piala Juara ke Kota Solo

Persis Solo akan mengusung misi yang cukup berat, yakni aksi balas dendam melawan RANS Cilegon FC. Kesempatan tersebut akan terjadi di final Liga 2 di Stadion Pakansari, Kamis malam (30/12). Perlu diingat Persis sempat kalah dari RANS, tepatnya di babak 8 besar, 15 Desember yang lalu.

Saat itu Beto Goncalves dkk kalah 3-4 dari RANS, menyakitkannya persis tertinggal 0-3 lebih dulu karena kebobolan tiga kali beruntun di 25 menit awal. Harusnya bisa menang, andai dua gol di akhir laga tak dianulir wasit.

“Kami optimistis bisa membawa pulang piala juara ke Kota Solo,” terang Head Coach Persis Eko Purdjianto.

Eko mengakui dari sisi psikis, pemainnya akan bermain lebih enjoy dan tanpa tekanan. Setelah sukses memastikan mengunci tiket promosi ke Liga 1 usai menang 2-1 atas Dewa United di babak semifinal (27/12), tentu membuat pemain Persis bisa tidur lebih nyenyak.

“Semifinal sudah kami lalu, kami sudah menuntaskan tingkat stres tinggi sebelum laga itu. Kami tetap akan menatap laga pamungkas untuk bisa meraih hasil terbaik. Tipenya mungkin akan main lebih enjoy,” ujar Eko.

Persis tentu mengusung misi besar untuk membawa piala juara Liga 2 ke Bumi Bengawan. Bagaimana tidak, terakhir kali Persis sukses menjadi juara liga Indonesia terjadi 27 tahun lalu, tepatnya saat jadi juara Divisi II nasional musim 1994. Sejatinya di musim 2006 Persis membawa piala dari kompetisi Divisi I, namun itu adalah piala runner-up karena Persis kalah di partai final melawan Persebaya Surabaya.

“Kami yakin spirit anak-anak tak akan kendur. Mereka akan berjuang mati-matian untuk memenangkan pertandingan. Kami bersyukur sudah pasti lolos ke Liga 1, tapi perjalanan kami belum selesai. Masih ada partai final. Kita harus tetap kerja keras lawan RANS,” tutupnya.

(Isnu Haryanto/ Foto: Persis Official)

Leave a comment

Sign Up Now

Become a member of our online community and get tickets to upcoming matches or sports events faster!