Tertimpa Dua Kekalahan Beruntun, Persis Rekrut Pemain PSG

Persis Solo baru saja tertimpa kekalahan beruntun dalam dua laga terakhir di kompetisi Liga 2 2021. Persis merasakan dua kali kekalahan yakni 1-2 versus PSCS Cilacap di akhir laga babak penyisihan, dan 3-4 melawan RANS Cilegon FC di laga pertama babak 8 besar. Tentu ada masalah besar dan harus dibenahi dalam lini belakang Laskar Sambernyawa.

Yang menjadi sorotan utama bukan hanya hasil akhir kalahnya, namun lebih kepada lini belakang Persis yang benar-benar mudah untuk ditembus, dan sering kali keteteran saat menutup ruang gerak lawan.

Sampai pertandingan terakhir, total Persis sudah kebobolan 12 gol. Menjalani 10 pertandingan babak penyisihan Persis kebobolan delapan gol, dan empat gol di satu laga pertama melawan RANS di babak 8 besar.

Manajemen dan tim pelatih langsung melakukan langkah antisipatif. Dua rekrutan baru langsung diresmikan Kamis (16/12) dan sudah merapat ke Bogor bersama tim. Dua pemain berposisi bek sayap dan bek tengah yakni Iqbal Al-Ghuzat dari PSG Pati dan Roberto Rigyaldo yang didatangkan dari KS Tiga Naga.

Sebelumnya Persis juga sudah mengumumkan merekrut bek tengah Persekat Tegal Arif Budiyono, namun saat laga Persis melawan RANS, dirinya masih menghangatkan bangku cadangan.

Dalam dua kali pertemuan di babak penyisihan kontra PSG, Persis memang dua kali menang di babak penyisihan grup C. Yakni 2-0 di putaran pertama (26/9), dan di putaran kedua (3/11) sejatinya hasil akhir adalah 1-1, namun karena PSG memainkan pemain ilegal akhirnya PSG dinyatakan kalah WO 0-3. Dalam dua pertemuan tersebut Persis menganggap permainan Iqbal cukup merepotkan lini depan Persis untuk menembus gawang lawan.

Iqbal mengaku senang bukan kepalang saat mendapat tawaran untuk bergabung dengan Persis. “Perasaan luar biasa, memang Persis mengalahkan logika. Sampai saat ini saya masih belum percaya bisa masuk skuad Persis tahun ini,” ungkap Iqbal.

Iqbal Al-Ghuzat merupakan bek sayap, khususnya di sektor kiri. Di posisi bek kiri, Persis sudah punya dua nama disana, yakni Abduh Lestaluhu dan Alfath Fathier. Hingga saat ini Abduh posisinya tak tergantikan, dan Alfat belum juga diberi kesempatan bermain.

Iqbal mengakui memulai karir sepak bola di tim junior Persiku Kudus pada kurun waktu 2014-2015. Setelah itu dia promosi ke tim senior Persiku, dan bisa bermain di Liga 3 Jateng sejak 2017. Pada 2019 dia memutuskan pulang ke tanah kelahirannya dan bergabung dengan Persipa Pati. Pada musim ini, akhirnya di awal musim dia bergabung dengan PSG yang lebih akrab dengan nama AHHA PS Pati. Namun sayang tim ini gagal lolos ke babak 8 besar.

Bersama PSG Pati, Iqbal menjadi andalan tim dengan catatan 8 penampilan sebagai starter. Di dua laga sisa fase penyisihan, Iqbal harus menepi akibat cedera saat melawan Persijap di pekan ke-8 Liga 2 lalu. Sementara itu Iqbal gabung Persis dengan status pinjaman.

Sadar beban besar di datang di Persis begitu besar agar bisa membawa tim ini promosi ke Liga 1, Iqbal ikut tertantang dan siap mendulang sebanyak-banyaknya pengalaman di Persis Solo. “Saya berharap bisa berkembang dan mendapat banyak ilmu serta pengalaman dari teman-teman dan pemain-pemain senior. Semoga saya bisa berkontribusi untuk tim kebanggaan warga Solo ini untuk merebut tiket ke Liga 1,” ujarnya.

(Isnu Haryanto/Foto: Persis Official)

Leave a comment

Sign Up Now

Become a member of our online community and get tickets to upcoming matches or sports events faster!