Bomber-Bomber Bersepatu Emas Andalan Laskar Sambernyawa

Persis Solo musim ini bisa dibilang dibentuk dengan komposisi terbaik, beberapa pemain bintang eks Liga 1 banyak yang didatangkan. Banyak pihak juga menyebut Persis Solo sebagai Los Galacticos-nya Liga 2. Cukup wajar jika melihat komposisi musim ini, yang terbilang mewah.

Untuk urusan gol, Persis ternyata mengandalkan beberapa sosok utama yang punya naluri liar di mulut gawang lawan. Beberapa diantaranya, ternyata berlabel sebagai mantan top skor. Bomber Persis Solo, Alberto ‘Beto’ Goncalves sempat jadi top skor ISL musim 2012, saat dirinya masih berseragam Persipura Jayapura. Pemain naturalisasi kelahiran Brasil tersebut, kala itu sukses mencetak 25 gol dalam semusim.

Beto juga jadi top skor di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 atau yang biasa disebut Indonesia Soccer Championship (ISC)-A 2016. Kala itu dia membela Sriwijaya FC, dan jadi top skor dengan tabungan 25 gol.

Dalam laga terakhir melawan Hizbul Wathan FC (23/11) Beto sukses mencetak dua gol. Dengan tambahan dua gol ini, total gol pemain yang diboyong dari Madura United tersebut jadi enam. Dia termasuk jadi top skor sementara kompetisi Liga 2. Menariknya ada dua pemain lainnya yang juga sudah mencetak enam gol sementara ini. Yakni Dedi Hartono dari Sriwijaya FC, dan Rachmad Hidayat dari PSMS Medan.

“Saya senang bisa kembali mencetak gol untuk Persis, namun tujuan utama saya adalah bagaimana caranya tim bisa menang. Karena tujuan utama saya tetap itu,” terang Beto.

Selain Beto, skuad Persis musim ini bergabung juga Rivaldi Bawuo, yang diboyong dari Persebaya Surabaya. Pria asal Gorontalo tersebut ternyata sempat jadi top skor Liga 2 musim 2017, saat masih membela Kalteng Putra kala itu. Bawuo sukses mencetak 17 gol dari babak penyisihan grup hingga babak 8 besar.

Pemain anyar Laskar Sambernyawa lainnya yakni Assanur Rijal “Torres” ternyata juga sempat memegang sepatu emas. Dia jadi top skor turnamen Piala Menpora 2021, saat membela Persiraja Banda Aceh. Dia mencetak empat gol dalam turnamen tersebut.Di luar tiga nama tersebut, masih ada bomber-bomber berbahaya lainnya. Seperti Ferdinand Sinaga, Heri Susanto, Miftahul Hamdi, Irfan Jauhari, Irfan Bachdim, hingga Marinus Wanewar.

(Isnu Haryanto)

Leave a comment

Sign Up Now

Become a member of our online community and get tickets to upcoming matches or sports events faster!