SOLO,sambernyawa.com – Persis Solo ditahan imbang 0-0 oleh tim Liga 3, Persijap Jepara, dalam laga uji coba di Stadion Manahan, Minggu (8/4) sore. Dihadapan 12 ribu penonton yang memadati tribun, M Wahyu dan kawan-kawan terlihat kesulitan menciptakan peluang yang berbuah gol.

 

Usai laga pelatih Persis, Jafri Sastra mengungkapkan kelemahan timnya masih berkutat disektor serang, penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

 

“Finishing masih kurang dan harus ada perbaikan. Tim harus belajar bagaimana mencetak gol,” ungkap Jafri kepada wartawan.

 

Sebelum kompetisi resmi bergulir, Persis masih butuh ujicoba untuk mengasah kemampuan tim. Pembenahan lini depan menjadi fokus untuk latihan kedepan.  “Kami akan perbaiki lini depan dan melatih penyelesaian akhir. Sembari menunggu jadwal kompetisi masih perlu sekali lagi ujicoba.” sambungnya.

 

Sementara pelatih Persijap Jepara, Patrick Ghigani, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya yang mampu mengimbangi permainan tim kasta kedua. Dirinya juga mengatakan dukungan ratusan suporter Jepara yang hadir langsung di Manahan cukup mempengaruhi permainan timnya.

 

“Persis adalah tim kuat tapi kita bisa mengimbangi dengan pemain-pemain muda kita, dukungan suporter yang hadir langsung juga sangat membantu tim,” ujarnya.

 

Sementara jalannya laga babak pertama, Laskar Sambernyawa langsung menekan lewat serangan dari kedua sektor sayap. Peluang sedikit diluar kotak penalti menit 22′ saat Iqbal Samad dilanggar menghasilkan tendangan bebas untuk Persis, namun eksekusi M Wahyu masih bisa ditangkap kiper Persijap, Amirul Kurniawan.

 

Memasuki menit 31′ Persis kembali mendapat peluang dari tendangan bebas, Bayu Andra berhasil mengirim umpan di depan gawang tapi sontekan Oki Deri tipis menyamping di kiri gawang Persijap. Hingga peluit ditiup wasit Mas Udin tanda babak pertama usai, skor masih sama kuat tanpa gol.

 

Masuk babak kedua pelatih Persis Solo, Jafri Sastra melakukan beberapa pergantian pemain, menit 50′ Dedi Cahyono mengganti Sunarto dan Waskito Chandra menggeser Elina Soka. Peluang langsung tercipta menit 67′ saat umpan Soni Setiawan dari bola mati berhasil disundul Johan Yoga namun sayang masih membentur mistar.

 

Pergantian kembali dilakukan bertahap, menit 71′ Jalwandi menggantikan Tri Handoko, disusul Heru Setiawan dan Dedi Tri masuk mengganti Bayu Andra dan Iqbal Samad. Dedi Tri langsung membuat peluang tapi tembakan masih jauh diatas mistar. Diakhir babak kedua Dedi Tri kembali mendapat peluang didepan gawang, tapi tendangan backheel-nya masih meluncur pelan dan ditangkap Amirul.

Begitu juga Dedi Cahyono yang tinggal berhadapan dengan Amirul, sayang sepakannya justru deras menyamping.  Dan sampai akhir laga skor tetap imbang tanpa gol.

Leave a Reply