BATANG,sambernyawa.com – Persis Solo cukup menguasai permainan saat menahan imbang Persibat Batang 0-0 dalam laga uji coba di Stadion Moch Sarengat, Batang, Rabu (28/2/2018) sore.

Namun sepanjang pertandingan Laskar Sambernyawa tak mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Untungnya kiper Galih Sudaryono mampu menggagalkan tiga peluang emas tuan rumah.

Persis Solo menurunkan dua skema penyerangan berbeda. Pada paruh pertama, Tri Handoko jadi penyerang tunggal ditopang Dedi Cahyono, Chandra Waskito dan Sunarto.

Pola yang dikembangkan Persis Solo tak membuat lini depan mendapat peluang. Kerap kali pergerakan para pemain itu berhasil dipatahkan lini belakang Persibat.

Pada paruh kedua, Johan Yoga Utama, Jalwandi dan Eli Nasoka dimasukkan. Ketiganya juga tak mampu melewati lini belakang Persibat. Sentuhan bola Johan bahkan bisa dihitung dengan jari.

Terkait kondisi itu, Asisten Pelatih Persis Solo, Hariyadi Poetoel mengakui alur serangan masih perlu diperbaiki. Apalagi program latihan belum menyentuh soal taktikal penyerangan.

“Masih harus kita perbaiki lagi. Bagaimana lini belakang lebih naik, alur bola dari tengah ke depan lebih ditingkatkan lagi. Setelah ini pola penyerangan akan kita asah lagi, termasuk finishing,” tutur Poetoel usai pertandingan.

Setelah ini Persis Solo belum menentukan program uji coba. Manajemen dalam waktu dekat diyakini akan segera mengumumkan Marwal Iskandar sebagai pelatih kepala.

Saat ini mantan pelatih PSPS Riau itu masih menjalani kursus lisensi A AFC di Jakarta. Dia baru selesai pada akhir pekan ini.

Leave a Reply