SOLO,sambernyawa.com – Target Persis Solo untuk lolos ke Liga 1 2018 akhirnya pupus sudah. Laskar Sambernyawa menelan kekalahan kedua pada babak 8 besar dan otomatis jadi juru kunci grup X.

Kalteng Putra menjadi tim yang menyingkirkan M Wahyu dan kawan-kawan. Dalam laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/11) malam, Persis Solo kalah 0-1.

Gol tim besutan Kas Hartadi diciptakan Muhamad Rais menit 26. Gol tercipta memanfaatkan kesalahan kiper Agung Prasetyo dalam mengantisipasi sepakan bebas. Bola yang ditinju Agung justru mengearah ke kepala Rais dan bola berbalik ke gawangnya sendiri.

Kekalahan ini ibarat de javu bagi Persis Solo. Sepanjang pertandingan, Persis Solo lebih menguasai jalannya permainan. Banyak peluang yang didapat Persis Solo, seperti saat dikalahkan Martapura FC 0-1, Kamis (9/11).

Salah satunya lewat titik penalti menit 32. Hanya saja Tri Handoko yang menjadi eksekutor gagal menyelesaikan tugasnya. Bola yang mengarah ke sisi kanan berhasil ditepis kiper Galih Sudaryono.

Hal serupa terjadi pada tengah babak kedua. Galih Sudaryono sudah tak berkutik mengantisipasi sundulan Ikhwan Ciptady yang mengarah ke pojok kanan gawang Kalteng Putra. Namun ternyata di bawah mistar masih ada Fauzan Fajri yang dengan sigap menghalau bola tersebut.

Pelatih Persis Solo, Freddy Muli mengungkapkan permohonan maaf kepada suporter serta warga Solo. Menurutnya, para pemain sudah berjuang habis-habisan sejak awal hingga akhir laga.

“Gol seperti menjauhi kami dengan banyaknya peluang yang didapat anak-anak. Secara keseluruhan permainan tim sudah maksimal,” terang Freddy Muli usai pertandingan, kemarin.

Setelah ini Persis Solo akan menghadapi PSMS Medan, Kamis (16/11). Apapun hasil dari pertandingan tersebut sudah tidak berpengaruh pada Persis Solo. Kalaupun menang, Persis Solo tetap jadi juru kunci, karena kalah head to head dari Martapura FC dan Kalteng Putra.

Status juru kunci ini sama seperti prestasi di kompetisi Divisi Utama 2014 lalu. Kala itu, Persis Solo juga berada di bawah Borneo FC, Martapura FC dan PSCS Cilacap.

Leave a Reply