SOLO,sambernyawa.com – Persis Solo hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa memastikan tiket lolos ke babak 8 besar Liga 2. Kesempatan itu wajib diraih saat menjamu PSPS Riau di Stadion Manahan Solo, Jumat (6/10).

Hitungan di atas kertas, seharusnya Laskar Sambernyawa bisa menang. Itu karena skuad besutan Widyantoro bisa menahan PSPS Riau 1-1 di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Rabu (20/9). Dua laga kandang sebelumnya lawan PSS Sleman dan Cilegon United juga mampu dimenangkan.

Namun, sah-sah saja jika rekor itu dijadikan dasar, jika lawannya klub lain. Tapi jika PSPS Riau, para pendukung Persis Solo wajib berpikir ulang lagi. Pada musim ini, PSPS Riau baru merasakan dua kekalahan. Pertama saat ditekuk PS Timah Babel 1-3 di Pekanbaru pada fase grup. Lalu takluk 0-1 dari Cilegon United, Kamis (28/9) lalu.

Selebihnya, PSPS Riau bisa disebut tim jago tandang. Pada fase grup lalu Dzumafo Epandi membuat kejutan dengan mengalahkan PSMS Medan 3-1 di Stadion Teladan Medan. Laga lain pun berakhir untuk kemenangan PSPS atau hasil imbang. Lalu pada babak 16 besar ini, PSS Sleman jadi korban tim besutan Philep Hansen Maramis. Dua kemenangan itu kebetulan disiarkan secara langsung oleh TV One.

Lalu bagaimana dengan di Stadion Manahan Solo, Jumat (6/10) nanti? Laga itu juga akan disiarkan secara langsung oleh TV One. Pada masa pramusim, Persis Solo pernah mengalahkan PSPS Riau 1-0 lewat Gol Bayu Andra. Berkat kemenangan itu M Wahyu dkk menjuarai Trofeo Persis di Stadion Manahan Solo.

Kondisi bulan April dan Oktober tentu sudah beda. Mental bertanding para pemain juga akan menjadi salah satu penentu. Penggawa Laskar Sambernyawa wajib keluar dari tekanan agar bisa tampil prima dihadapan belasan hingga puluhan ribu pendukungnya.

Tak ketinggalan, pemilihan starting eleven wajib diperhatikan. Terutama memperhatikan kondisi para pemain yang tampil penuh dalam empat pertandingan. Sejauh ini, pemain yang selalu tampil 90 menit, yakni Akbar Riansyah, Soni Setiawan, M Wahyu, Asyraq Gufron dan Agung Prasetyo.

PSPS Riau melakukan rotasi pada laga lawan PSS Sleman. Hasilnya, kejutan sukses mereka buat pada babak kedua. Kondisi sama pun kemungkinan akan tetap dilakukan PSPS Riau yang sore ini sudah berlatih di Jogja.

Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengatakan, setiap pertandingan wajib dimanfaatkan untuk menghasilkan poin. Utamanya laga kandang, dimana kemenangan menjadi target mutlak.

“Persaingan masih ketat, semua tim masih berpeluang lolos. Kami akan manfaatkan peluang-peluang yang ada (untuk lolos ke babak 8 besar),” terang Widyantoro.

Leave a Reply