SOLO,sambernyawa.com – Manajemen Persis Solo resmi mencalonkan diri sebagai tuan rumah babak 8 besar Liga 2 2017. Surat bernomor 063/PERSIS-SOLO-LIB/X/2017 dikirimkan ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Rabu (11/10).

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Persis Solo berminat untuk menjadi tuan rumah. Persis Solo siap menanggung seluruh biaya pelaksanaan pertandingan, termasuk transportasi lokal untuk klub peserta dan perangkat pertandingan. Stadion Manahan Solo dan Stadion Sriwedari Solo diajukan sebagai lokasi pelaksanaan, ditambah beberapa lokasi untuk latihan empat klub peserta.

Selain itu, Persis Solo juga menjabarkan jika panitia pelaksana (Panpel) yang ada di Solo sudah terbiasa menjadi tuan rumah event nasional maupun internasional. Dengan pertimbangan itu, Persis Solo yakin bisa dipercaya PSSI untuk menjadi tuan rumah.

“Dengan berbagai fasilitas yang dipunya kota Solo, ditambah pengalaman menggelar pertandingan nasional maupun internasional, kami yakin bisa menjadi tuan rumah babak 8 besar,” terang Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo, Bimo Putranto, Kamis (12/10) sore.

Bimo menjelaskan, tekad untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah bukan semata-mata didasari keuntungan akan mendapat dukungan penuh dari suporter saat babak 8 besar. Kehadiran pertandingan yang berkualitas diharapkan turut menjadi hiburan warga Solo yang dikenal gemar menyaksikan kompetisi nasional di Stadion Manahan Solo.

“Selama ini Solo sukses menggelar pertandingan nasional dan internasional. Sekarang Persis Solo turut serta menjadi salah satu pesertanya. Tentu tidak ada salahnya jika PSSI menunjuk Persis Solo sebagai tuan rumah,” tambahnya.

Pada babak 8 besar, Persis Solo akan masuk grup X. Lawan yang sudah pasti PSMS Medan sebagai runner up grup B dan Kalteng Putra sebagai juara grup C. Kedua tim itu kemungkinan besar tak akan mengajukan diri sebagai tuan rumah mengingat fasilitas stadion yang mereka punya masih kalah dengan Persis Solo.

Kini Persis Solo tinggal menunggu runner up grup D. Bila yang masuk PSMP Mojokerto, tim tersebut juga tak lebih baik dari Kalteng Putra dan PSMS. Stadion mereka kini sedang dalam perbaikan dan sementara mengungsi ke Stadion Bumi Moro Surabaya.

Namun untuk Martapura FC, mereka punya peluang karena punya dua stadion representatif. Stadion Demang Lehman yang menjadi kandang dan Stadion 17 Mei Banjarmasin yang selama ini digunakan Barito Putera untuk kompetisi Liga 1.

Namun jarak kedua stadion itu lebih dari 40 kilometer dan ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam. Estimasi itu hampir sama dengan jarak Stadion Manahan Solo dengan Stadion Maguwoharjo Sleman.

Selain faktor stadion, Persis Solo juga menjadi tim dengan penonton terbanyak di setiap pertandingan, dibanding para rivalnya. Pada pertandingan lawan PSIS Semarang, PSS Sleman dan PSPS Riau, jumlah tiket yang terjual lebih dari 20.000 tiket. Dengan desain stadion modern, Manahan juga menjadi salah satu idola para tukang shooting, dalam hal ini TV One.

Sesuai surat dari PT LIB bernomor 353/LIB/X/2017 tertanggal 9 Oktober 2017, batas akhir pendaftaran tuan rumah, yakni Sabtu (14/10). Sementara pengumuman tuan rumah secara resmi akan disampaikan sehari berikutnya atau Minggu (15/10).

Leave a Reply