SOLO,sambernyawa.com – Persis Solo menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos babak 8 besar Liga 2 2017. Dengan koleksi sepuluh poin, sisa satu pertandingan sudah tidak bisa menggoyahkan Laskar Sambernyawa dari pos dua besar grup A.

Tambahan tiga poin diperoleh M Wahyu dan kawan-kawan setelah mengalahkan PSPS Riau 1-0 di Stadion Manahan Solo, Jumat (6/10) sore. Gol tunggal kemenangan Persis Solo dicetak Tri Handoko lewat titik putih menit 23.

Pertemuan kedua tim yang disaksikan puluhan ribu pasang mata berjalan ketat. PSPS Riau diluar dugaan mampu merepotkan tuan rumah sejak awal laga. Bahkan M Wahyu dan Eli Nasoka harus pontang-panting mengimbangi permainan ciamik gelandang Asykar Bertuah.

Persis Solo yang menjalankan skema 4-4-2 meraih peluang pertama menit 10. Sayang, sundulan Rudiyana hanya menerpa mistar gawang. Bola dari peluang itu sebenarnya sempat jatuh ke kaki Tri Handoko. Namun sepakan dari dalam kotak penalti justru melambung tinggi.

Tak lama kemudian giliran Irkham Zahrul Mila yang mengancam gawang PSPS Riau. Sukses melewati hadangan dua pemain bertahan PSPS Riau, Irkham menggiring bola ke kotak 16. Tapi lagi-lagi penyelesaian akhir masih belum maksimal. Tendangannya melebar ke sisi kanan gawang PSPS.

Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah menit 23. Wasit menunjuk titik putih setelah bek PSPS Riau kedapatan handsball di kotak terlarang. Sempat ada protes dari para pemain PSPS Riau, utamanya Victor Pae. Namun wasit tetap pada keputusannya.

Tri Handoko yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. Sepakan keras ke arah kiri bisa dibaca kiper PSPS Gianluca, namun bola tetap meluncur deras. Gol itu langsung disambut puluhan ribu suporter yang memadati tiap tribun Stadion Manahan.

Selepas gol tersebut, PSPS terus menggempur pertahanan PSPS. Peluang emas sempat didapat Herman Dzumafo lewat sepakan bebas. Tapi tendangan melengkung Dzumafo mampu ditepis kiper Persis Agung Prasetyo. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, jual beli serangan tersaji. Suporter Persis Solo dibuat gugup setelah berulang kali serangan PSPS membahayakan gawang Agung Prasetyo. Untungnya, barisan depan tim besutan Philep Hansen Maramis gagal memanfaatkan peluang yang ada.

Persis Solo kemudian memasukkan Bayu Andra untuk menambah tenaga sektor tengah. Masuknya Bayu sempat menghadirkan sejumlah variasi serangan. Tak lama kemudian, giliran Bayu Nugroho dan Joko Prayitno masuk menggantikan Rudiyana dan Irkham.

Sayangnya, lemahnya koordinasi serangan, ditambah ciamiknya penampilan kiper PSPS Gianluca membuat skor tak berubah hingga wasit Tabrani asal Surabaya meniup peluit tanda laga usai.

Kemenangan itu bukan saja membuat Persis Solo lolos ke babak 8 besar. Namun juga berpeluang keluar sebagai juara grup A, setelah Cilegon United hanya bermain imbang 2-2 dengan PSS Sleman di Stadion Krakatau Steel Sleman.

Pendamping Persis Solo akan ditentukan pada laga pamungkas, 10 Oktober mendatang. PSPS Riau menjadi tim yang paling berpeluang menyusul jejak Persis Solo. Bila sukses mengalahkan Cilegon United, PSPS dengan koleksi delapan poin dan keunggulan head to head atas PSS Sleman akan melenggang ke babak 8 besar.

Leave a Reply