SOLO,sambernyawa.com – Babak 16 Besar Grup A dikategorikan sebagai grup neraka. Pada hasil akhir, PSS Sleman yang sempat diunggulkan akhirnya tumbang. Justru Persis Solo dengan koleksi sepuluh poin mampu menjadi juara grup.

Namun predikat ini juga tak sepenuhnya menguntungkan Laskar Sambernyawa. Bila melihat hitung-hitungan klasemen tiga grup lain, Persis Solo berpeluang satu grup dengan Persebaya Surabaya, PSMS Medan dan Martapura FC. Tiga calon rival ini yang sejak awal didengung-dengungkan bakal melenggang ke Liga 1.

Kembali berpeluang masuk grup neraka tak membuat Bayu Andra dan kawan-kawan ciut. Keberhasilan melewati pertarungan grup A membuat Persis Solo optimis menuju grup X. Asisten Pelatih Persis Solo, Albert Rudiana memastikan kondisi semua pemain sudah siap untuk menatap pertarungan yang jauh lebih ketat.

“Kita tetap akan maksimal, siapapun lawannya. Kita tidak pilih-pilih lawan, apakah itu PSMS atau Persebaya, kita siap,” terang Albert usai laga lawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Selasa (10/10).

“Kalau lihat posisi klasemen sementara, kemungkinan PSMS, Persebaya dan Martapura FC. Mereka tim yang kuat, namun kita sudah siap tempur,” lanjutnya.

Ada keuntungan yang dipunya Persis Solo. Paling tidak, Laskar Sambernyawa punya waktu istirahat lebih lama dari calon lawan-lawannya.

Persis Solo pun tak memainkan para pemain yang kelelahan saat lawan PSS Sleman kemarin. Mulai M Wahyu, Rudiyana, Tri Handoko dan Ikhwan Ciptady tak masuk line up. Hanya Asyraq Gufron, Soni Setiawan dan Dedi Cahyono yang kemudian dimasukkan sebagai pemain pengganti.

Leave a Reply