SOLO,sambernyawa.com – Satu tiket ke babak 16 besar sudah didapat Persis Solo. Namun, ada satu laga lagi yang harus dituntaskan Laskar Sambernyawa.

Pada Senin (11/9) sore, tim besutan Widyantoro kembali bersua PSIR Rembang di Stadion Manahan Solo. Apapun hasil dari pertandingan itu sejatinya sudah tidak berpengaruh pada posisi tiga besar klasemen akhir grup 4.

Kemenangan tentu jadi prioritas. Bila meraih tiga poin, paling tidak catatan itu bisa melengkapi dominasi atas PSIR Rembang. Namun ada hal penting yang wajib dilakukan, yakni rotasi pemain.

Pada musim ini, ada empat pemain yang belum pernah ditampilkan. Mulai Hendri Aprilianto, Ade ‘aldo’ Kurniawan, Afif Bayu serta Adha Nurrokhim. Bagi Adha, hal itu begitu wajar karena ia baru saja merapat setelah dipulangkan dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-19.

Namun bagi Hendri dan Aldo, laga akhir ini mungkin bisa jadi peluang untuk membuktikan bahwa keduanya juga layak untuk diperhitungkan masuk skuad utama.

Berkaca pada kompetisi Divisi Utama 2014 lalu, Dedi Cahyono Putro baru ditampilkan pada laga pamungkas fase grup lawan PPSM Magelang. Meski pada akhirnya Persis Solo kalah 1-2, namun pada laga itu potensi Dedi Cahyono yang sempat tak tercium akhirnya muncul juga.

Satu gol yang dicetaknya membuat Dedi malah kerap tampil pada babak 16 besar dan 8 besar. Lima kali tampil sebagai pemain pengganti, Dedi mampu menyumbang dua gol.

Dengan total tiga gol, catatan itu bahkan lebih baik dari Robi Fajar yang mencetak dua gol dalam 17 pertandingan dan Tinton Suharto dengan dua gol dari 15 penampilan.

Serta hanya selisih satu gol dari Yanuar Ruspuspito yang mencetak empat gol dari 18 kali penampilan. Kini, winger jebolan tim junior angkatan 1993 ini sudah tak tergantikan di skuad utama Laskar Sambernyawa.

Pengalaman itu wajib dicoba lagi andai ingin menambah pilihan. Apalagi pada babak 16 besar nanti, Persis Solo harus bertanding setiap empat hari sekali. Dengan jarak tempuh cukup jauh, kecuali ke Sleman, otomatis rotasi pemain akan menjadi andalan agar pemain yang tak pernah tergantikan di lapangan bisa punya waktu beristirahat.

Soal kemungkinan rotasi pada laga lawan PSIR, Pelatih Persis Solo, Widyantoro memastikan hal itu akan terjadi. Namun soal besaran prosentasenya, tim pelatih masih akan mempertimbangkan. Hal itu tentu didasari dengan peforma pemain saat sesi latihan.

“(Pasti) itu akan saya lakukan. Namun saya juga tetap menginginkan kemenangan. Apalagi kita bermain dihadapan para suporter. Inginnya happy ending,” terang Widyantoro, Rabu (6/9) malam.

Leave a Reply