SOLO,sambernyawa.com – Rudiyana akhirnya jadi penentu Persis Solo lolos ke babak 16 besar. Masuk sebagai pemain pengganti, mantan penyerang Persib Bandung itu mampu menjebol gawang PSIR Rembang menit 70 dalam lanjutan pertandingan di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (4/9) sore.

Gol itu membuat skor menjadi imbang 1-1. Pada laga 16 Juli lalu, PSIR Rembang mencetak gol lewat sontekan Rudy Santoso menit 48. Dengan tambahan satu poin, posisi Laskar Sambernyawa tak mungkin terkejar lagi oleh Laskar Dampo Awang.

Kini, Persis Solo mengoleksi 28 poin dan PSIR Rembang 24 pemain. Sementara PSIS Semarang sudah pasti menjadi juara grup dengan 32 poin. Laga pamungkas ketiga tim pada 11 September nanti sudah tak lagi berpengaruh pada posisi tiga besar klasemen grup 4.

Pelatih Persis Solo, Widyantoro berterima kasih atas perjuangan pemain dan manajemen yang tak kenal lelah sejak pertandingan awal. Tak lupa juga untuk para suporter yang setia mendukung, termasuk datang ke Malang meski hanya berteriak dari luar stadion.

“Perjuangan selama fase grup sungguh luar biasa. Ada beberapa pertandingan dimana posisi kita selalu dirugikan pengadil lapangan. Terima kasih kepada pemain, manajemen dan suporter yang sudah berjuang sampai akhirnya kita bisa lolos ke babak 16 besar,” terang Widyantoro usai pertandingan.

Soal jalannya pertandingan, pelatih asal Magelang itu mengakui para pemain sedikit terbebani. Hal itu sangat terlihat dari pola permainan. Namun, dia mengapresiasi para pemain yang mampu keluar dari tekanan.

“Yang penting kita bisa keluar dari tekanan. Hari ini para pemain sudah berjuang maksimal. Kedepan kita harus lebih kerja keras lagi. Karena lawan di babak 16 besar pasti lebih berat,” tuturnya.

Terpisah, Pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento menyebut jalannya pertandingan memang cukup berat. Apalagi dari sepuluh pemain yang ada di lapangan, hanya 7-8 pemain saja yang kondisinya fit. Muslimin dipaksakan main meski sedang cedera. Sementara Koko Hartanto yang baru saja melaksanakan akad nikah baru tiba di stadion pukul 15.00 WIB.

“Dengan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Persis Solo, tentu sangat berat untuk mengimbangi. Akhirnya satu kelengahan mampu dimanfaatkan lawan. Apapun hasilnya, saya tetap mengapresiasi perjuangan para pemain,” ucap Hadi Surento.

Pada pekan depan, kedua tim akan kembali bersua di Stadion Manahan. Hadi memastikan timnya akan bermain maskimal untuk meraih kemenangan. Widyantoro pun menyebut target poin penuh tetap dicanangkan. “Rotasi jelas ada. Tapi kami tetap ingin memenangkan pertandingan,” jelas Wiwid.

Leave a Reply