SOLO,sambernyawa.com – Keberadaan calo tiket kembali dikeluhkan Pasoepati saat laga Persis Solo lawan Persipur Purwodadi di Stadion Manahan Solo, Minggu (13/8) lalu. Panpel Persis Solo berharap para penonton turut berpartisipasi dalam menaunggulangi calo.

Dikatakan Ketua Pelaksana Panpel Persis Solo, Ery Purbojo mengatakan langkah untuk menindak panpel memang cukup sulit. Pasalnya, tidak ada hukum yang mengatur tentang penindakan calo tiket.

“Mau menindak juga sulit. Di daerah lain pun sama. Lain kalau mereka melakukan penipuan identitas atau pemalsuan tiket, itu bisa ditindak,” terang Ery dalam jumpa pers di Manahan, Kamis (17/8).

Dia menilai, sebenarnya Pasoepati juga bisa berperan dalam menanggulangi permasalahan calo. Salah satunya dengan sesegera mungkin memesan atau membeli tiket. Dia menyebut Panpel Persis sudah melakukan kerja sama dengan korwil maupun membuka tiket box di beberapa tempat.

“Biasanya teman-teman ini menunda beli tiket. Pilih duduk-duduk dulu. Baru kalau mau mulai baru beli. Kalau sesegera mungkin tiket sudah didapat teman-teman penonton, potensi calo mau beli juga kecil,” tuturnya.

“Kami sudah mencoba melakukan batasan untuk pembelian tiket. Satu orang hanya boleh dua tiket saja. Tapi memang masih ada saja celahnya. Kedepan kami harap penonton pertandingan Persis Solo bisa lebih cepat dalam membeli, tidak perlu menunggu-nunggu lagi,” tambahnya.

Untuk pertandingan lawan Persipon Pontianak, Jumat (18/8) pukul 19.30 WIB, ada 17.000 lembar tiket yang diedarkan. Jumlah ini jauh lebih banyak dari laga lawan Persipur. Ery memastikan kenaikan jumlah tiket ini sudah diperhitungkan. Saat lawan PSIR Rembang mendatang, ada 21.000 lembar tiket yang dilepas.

“Saat lawan Persipur terjual 14.700 lembar tiket dengan pendapatan kotor Rp 430 Juta. Besok kami prediksi akan lebih banyak lagi. Untuk kabar yang menyebut ada pendukung Persis yang akan boikot itu tidak benar. Kami sudah melakukan pertemuan dan semua tetap allout mendukung Persis Solo,” jelas Ery.

Laga lawan Persipon sedianya akan dijaga sekitar 750 personel aparat gabungan serta internal. Jumlah ini meningkat dibanding laga sebelumnya yang dikawal lebih dari 600 personel gabungan.

Leave a Reply