SOLO,sambernyawa.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasoepati memastikan bakal menggelar kongres dengan agenda pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun ini. Sesuai AD/ART Pasoepati, jabatan kepengurusan wajib berganti setiap dua musim kompetisi resmi.

Sebagai persiapan, DPP Pasoepati menggelar sosialisasi kongres di Rumah Makan Adem Ayem Solo, Minggu (27/8) lalu. Hadir dalam pertemuan tersebut kepengurusan periode lama bersama perwakilan koordinator wilayah (Korwil).

“Ini persiapan pertama. Intinya sosialisasi jika tahun ini akan digelar kongres dengan agenda pemilihan presiden dan wakil presiden. Selanjutnya akan ada pertemuan lagi untuk membahas beberapa hal, termasuk pembentukan panitia,” terang Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Senin (28/8) malam.

Ginda pun belum mengetahui soal waktu pelaksanaannya. Namun bila melihat kompetisi Liga 2 2017, kemungkinan kongres baru digelar setelah kompetisi selesai. “Idealnya setelah kompetisi berakhir. Sekarang fokus ke Persis Solo agar meraih prestasi dan harapannya promosi Liga 1,” tuturnya.

Soal programnya bersama presiden Bimo Putranto, Ginda mengakui persoalan kartu tanda anggota (KTA) masih menjadi pekerjaan rumah. Sebelumnya, upaya melengkapi para anggota Pasoepati dengan KTA resmi sudah dimulai dengan rapat bersama manajemen Persis Solo.

“Kita sudah rapat dengan manajemen dan hasilnya positif. Pembahasannya masih mengenai hak dan kewajiban pemilik KTA. Ada nggak sih manfaatnya. Atau hanya sekadar duwen-duwen,” jelasnya.

“Salah satu program yang sudah teralisasi adalah Sekretariat. Kita sekarang sudah punya sekretariat sendiri di Manahan,” tambahnya.

Terpisah, Presiden Pasoepati, Bimo Putranto berharap kongres bisa segera terlaksana. “(Soal Waktu) tergantung panitia. Kalau saya ingin secepatnya,” harap Bimo. Kongres periode sebelumnya digelar di Monumen Pers pada bulan November 2013 lalu.

Leave a Reply