Solo,sambernyawa.com – Laga pembuka usai libur Idul Fitri antara Persis Solo melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, berakhir dengan kemenangan Laskar Sambernyawa dengan skor tipis 1-0, Kamis (6/7) sore.

Stadion Manahan tampak padat oleh suporter dari kedua tim. Pasoepati memadati tribun sisi utara, timur, selatan, dan VIP tengah, sementara suporter tamu di tribun VIP sayap utara dan selatan. Usai laga panitia pelaksana pertandingan merilis jumlah tiket yang berhasil dijual pada laga itu.

“Pertandingan berlangsung lancar dan kondusif. Dan tiket yang terjual 21.250 lembar.” ujar ketua panpel Persis, Aris Setiyana pada jumpa pers.

Yang menarik adalah pada laga itu mulai diterapkannya tiket model gelang oleh panpel baru, namun Aris menilai penggunaan tiket gelang perdana ini masih membutuhkan evaluasi lagi kedepannya.

Selain itu, Pasoepati yang sedang menjalani hukuman komdis PSSI yakni larangan memakai atribut justru menampilkan aksi-aksi unik. Tampak sebagian suporter dan penonton memakai baju batik menggantikan atribut suporter mereka. Atribut hijau juga tampak di salah satu sudut tribun utara, sekelompok mitra driver GoJek yang tergabung dalam Driver GoJek 1923 tampak bergerombol memberikan dukungan untuk Persis Solo. Tak ketinggalan, tim pelatih pun ikut memakai baju batik sebagai wujud reaksi atas hukuman itu.

Kemeriahan dan semangat tak berkurang meski suporter Persis Solo harus menanggalkan atribut kebanggaan, aksi koreografi juga ditampilkan sebagai bentuk dukungan dan berhasil memompa semangat tim Persis Solo meraih poin penuh di kandang sendiri.

Dengan kemenangan itu, Bayu Andra dan kawan-kawan sukses memberikan kekalahan perdana bagi tim dari Ibukota Jawa Tengah pada pertandingan lanjutan Liga 2 2017 Grup 4.

Laskar Sambernyawa yang sampai pertandingan keenam belum pernah kalah, kini mengoleksi poin 16 dan berada di puncak klasemen. Sementara PSIS berada diposisi dua dengan koleksi poin 13.

Leave a Reply