SOLO,sambernyawa.com – Persis Solo ternyata sudah punya perangkat panitia pelaksana (Panpel) pertandingan baru, menggantikan pasukan lama yang dipimpin Mayor Haristanto. Panpel ini merupakan pilihan dari sederet peserta seleksi yang presentasi dihadapan PT Persis Solo Saestu.

Mulai laga uji coba melawan Persatu Tuban, Sabtu (17/6), komando ketua panpel diduduki Aris Setiyana. Dia juga menggandeng tim media milik Wapres Pasoepati, Ginda Ferachtriawan. Mereka bersama Sekretaris Panpel, Didik sudah dihadirkan dalam jumpa pers di Stadion Manahan, Jumat (16/6).

Dalam penjelasan Media Officer Persis Solo, Budi Cahyono, lelang panpel ini merupakan salah satu perubahan yang dilakukan manajemen Laskar Sambernyawa. Kedepannya, manajemen Persis Solo hanya akan fokus untuk mengurusi masalah teknis dan nonteknis yang diemban pelatih kepala, Widyantoro.

“Ada beberapa EO yang kemarin diseleksi. Semua sudah menyampaikan strategi kedepannya. Dan yang terpilih adalah milik mas Aris yang sudah hadir disini. Kedepannya manajemen hanya akan fokus mengurusi masalah teknis dan non teknis tim saja,” terang Budi Cahyono, mewakili pihak direksi yang tak hadir dalam jumpa pers.

Ketua Panpel Persis, Aris Setiyana mengaku telah mempersiapkan beberapa strategi agar pertandingan kandang Laskar Sambernyawa lebih nyaman dinikmati para penonton. Salah satunya soal wacana penggunaan tiket gelang pada lanjutan Liga 2 mendatang. Hal itu dilakukan untuk menekan kebocoran tiket.

“Kami akan bekerja maksimal untuk menjalankan strategi yang sudah dipaparkan saat presentasi,” tuturnya.

Dalam laga nanti, Panpel Persis Solo mencetak sekitar 14 ribu lembar tiket. Harga tiket dimulai Rp 20 ribu, Rp 25 ribu, Rp 50 ribu, Rp 75 ribu dan Rp 100 ribu. Tuan rumah juga akan kehadiran para suporter Persatu Tuban yang memastikan hadir di Solo.

“Jumlahnya tidak banyak Dari komunikasi terakhir, mereka akan berangkat dari Tuban menggunakan tiga mobil,” jelas Wapres Pasoepati, Ginda Ferachtriawan.

Leave a Reply