SOLO,sambernyawa.com – PSIS Semarang ternyata juga punya “Andil” atas kemenangan tiga gol Persis Solo atas Persipon Pontianak di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Jumat (19/5).

Rudiyana dan kawan-kawan tampil penuh motivasi setelah malam sebelum laga, Mahesa Jenar yang jadi pesaing di grup 4 mampu mengalahkan PPSM Magelang 1-0.

Hal ini diungkapkan Pelatih Persis Solo, Widyantoro usai pertandingan, kemarin. Sempat kesulitan di babak pertama, pemain pantang menyerah untuk menjebol gawang Persipon yang dijaga Daeng Lukman. Akhirnya dua belas menit terakhir, tiga gol mampu didapat.

“Pemain bermain penuh semangat, penuh motivasi untuk mengambil poin penuh disini, setelah melihat PSIS tadi malam (Kamis) menang. Kami bersyukur bisa meraih kemenangan disini,” terang Widyantoro.

Selain itu, perubahan strategi pada 25 menit akhir juga berperan penting. Masuknya Tri Handoko dan Eli Nasoka, menggantikan Bayu Andra dan Bakori Andreas jadi titik balik untuk menggempur pertahanan Persipon.

“Sebelum pergantian itu, saya lihat ada banyak peluang untuk mencetak gol. Akhirnya saya mengorbankan satu pemain senior, dan satu pemain sayap. Alhamdulillah tiga gol bisa didapat,” jelasnya.

Sementara itu, penyerang Persis Solo, Rudiyana mengaku bersyukur timnya bisa meraih kemenangan. “Kita sempat kesulitan mencetak gol saat main satu striker. Tapi kemudian ada perubahan dan tiga gol bisa tercipta,” ucapnya.

Terpisah, Pelatih Persipon Inyong Lolombulan menyebut kualitas permainan Laskar Sambernyawa memang lebih baik. Timnya hanya bisa mengimbangi selama babak pertama, sebelum pada babak kedua, terutama 15 menit akhir sudah kehabisan tenaga.

“Sebenarnya ada banyak peluang, terutama babak pertama. Tapi masalah penyelesaian akhir masih belum terselesaikan. Saya juga tidak tahu kenapa bisa begitu. Padahal dalam latihan juga sudah diperbaiki,” kata Inyong. “Soal lawan, kualitas mereka memang lebih bagus,” tambahnya.

Leave a Reply