SOLO,sambernyawa.com – Persis Solo Junior (Jr) sukses mengamankan laga kandang perdananya dalam lanjutan babak 12 besar Liga Soeratin U-17 zona Jateng di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (11/5) sore. Ridwan Adimas dkk menang 2-1 atas PSIS Semarang Junior.

Laga kedua bagi Persis dan PSIS berjalan ketat. Bahkan perebutan bola yang kerap terjadi di sektor tengah membuat laga berlangsung panas di lapangan dan di tribun penonton. Tak jarang respon berlebih kerap ditunjukkan bench maupun suporter kedua tim.

Namun begitu, kejutan mampu dihadirkan Persis Jr. Dalam tempo 18 menit, dua gol mampu disarangkan tuan rumah. dibuka gol Gunawan Prasojo menit 10, kemudian ditambah gol Yohan Mansur menit 18.

Dua gol itu tercipta lantaran buruknya koordinasi lini belakang PSIS Jr. Kesalahan pun segera dibayar anak-anak besutan M Dofir. Tepatnya menit 42, PSIS memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas Rivaldo Surya. Kedudukan 2-1 bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Duel keras yang sudah terlihat sejak menit awal terus berlanjut. Namun hingga akhir laga, tak ada gol yang tercipta.

Kemenangan yang diraih Persis Jr membuat klasemen sementara grup G semakin ketat. Tiga tim sama-sama mengoleksi tiga poin dan agregat berimbang. Pelatih Persis Jr, Muhammad Nurhadi El Hamid meyakini tim yang akan lolos ke semifinal baru ketahuan hingga laga pamungkas.

“Persaingan di grup kita memang sangat ketat. Peluang jadi tuan rumah harus dimaksimalkan. Dan alhamdulillah hari ini kita bisa merealisasikan target itu,” terang pria yang akrab disapa Memet, usai pertandingan.

Menurut Memet, masih ada banyak catatan yang wajib dibenahi sebelum bertandang ke Stadion Citarum, kandang PSIS Jr, Minggu (14/5) mendatang. Apalagi dalam laga nanti, mereka tak bisa diperkuat tiga pilar, yakni Rygio Adhiwisnugroho, Gunawan Prasojo dan Johan Febriananta yang menjalani hukuman kartu.

“Jedanya sangat mepet dan pemain pasti ada kelelahan. Tapi faktor ini kan yang mengalami bukan kita saja. PSIS juga menghadapi kendala yang sama. Sebisa mungkin akan kami manfaatkan untuk recovery,” tambahnya.

Terpisah, Pelatih PSIS Jr, M Dofir menyebut dua gol cepat tuan rumah membuat permainan timnya tak berjalan sesuai keinginan. Terutama pada babak pertama saat deretan kesalahan terus dilakukan.

“Pertemuan kedua harus kami menangkan. Karena persaingan di fase kedua ini sangat ketat,” tutur Dofir.

Leave a Reply