SOLO,sambernyawa.com – Nasib Persis Solo Junior (Jr) di ajang Piala Soeratin 2017 akan ditentukan dalam laga PSCS Cilacap melawan PSIS Semarang di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap, Rabu (17/5) sore. Bila tuan rumah gagal mengamankan poin penuh, Mahesa Jenar Muda langsung melenggang ke babak semifinal.

Dalam klasemen sementara grup G, posisi tim besutan Muhammad Nurhadi “memet” El Hamid memang terjepit. Dalam dua laga tandang, Persis Jr gagal mencuri poin. Terbaru, Didik Dwi dkk dikalahkan PSIS 1-2 di Stadion Citarum, Minggu (14/5) lalu.

Mengoleksi tiga poin dan minus satu gol, Persis Jr berada di dasar klasemen dengan tiga poin. Sementara PSIS sudah mengoleksi enam poin serta PSCS dengan tiga poin, namun menyisakan dua laga. Praktis, peluang Persis Jr akan terbuka lebar andai PSIS takluk di Cilacap.

“Posisinya memang tidak enak. Kalau PSIS bisa tahan draw, jelas laga terakhir sudah tidak menentukan buat kami. Semoga saja PSIS kalah di Cilacap,” terang Memet, Senin (15/5).

Melihat kekuatan kedua tim, Memet menyebut PSCS dan PSIS cukup berimbang. Tuan rumah diuntungkan dengan jeda sepekan, dibanding PSIS yang Minggu sore masih bertarung habis-habisan lawan Persis. Hanya saja, dalam pertandingan kelompok usia, kesiapan mental sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.

“Kedua tim punya serangan balik yang cepat. Tapi saya punya keyakinan PSCS akan menang. Apalagi kalau kinerja pengadil lapangan masih seperti saat melawan kami. Jelas berat. Tapi dalam sepak bola, apapun bisa terjadi,” tutur Memet.

Bila nantinya PSCS berhasil memenangkan pertandingan, Memet menyebut skuadnya siap habis-habisan, Minggu (21/5) mendatang. Dalam laga lawan PSIS lalu, penyelesaian akhir masih jadi titik evaluasi. Sistem bertahan saat embendung serangan balik juga jadi sorotan.

“Dua gol di Semarang karena kami kurang sigap mengantisipasi serangan balik. Ini jadi catatan. Soal penyelesaian akhir, setiap latihan terus diasah ketajamannya,” katanya.

Leave a Reply